Volume Air Waduk Darma Kuningan Menyusut 20 Juta Kubik

- Redaksi

Kamis, 17 Oktober 2019 - 22:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Kuningan – Akibat kemarau yang masih saja terjadi, volume air Waduk Darma Kabupaten Kuningan menyusut hingga 20 juta kubik lebih. Dalam kondisi normal, kapasitas air Waduk Darma yakni 36 juta kubik.

Akibat volume air yang semakin menyusut, petugas terpaksa menutup pintu air Waduk Darma. Pintu air ini sebetulnya berfungsi untuk mengalirkan air ke saluran irigasi bagi lahan pertanian.

“Kalau kondisi sekarang volume air hanya tersisa 14,9 juta kubik, kapasitas normalnya itu mencapat 36 juta kubik,” kata Petugas operasi dan pemeliharaan Waduk Darma Kuningan, Ahmad Mansubun Zamanudin, Kamis (17/10).

“Jadi sesuai jadwal sekaligus agar menjaga ekosistem air waduk tetap abik, maka pintu air untuk kebutuhan irigasi pertanian ditutup sementara hingga volume air kembali normal,” jelasnya menambahkan.

Menurutnya, pintu air Waduk Darma dapat dibuka untuk kebutuhan lahan pertanian, jika ada persetujuan dengan surat tertulis dinas terkait yang ditujukan ke Unit Pengelola Bendungan (UPB) Cirebon. Sebab batas mati volume air Waduk Darma ada di titik 7,5 juta kubik, sehingga masih ada 7,4 juta kubik untuk pengairan lahan pertanian.

Baca Juga :  Serbu, Hari Ini New Pajero Sport Hadir di Trans Studio Mall Cibubur

“Batas mati atau dead storage Waduk Darma itu 7,5 juta kubik, sehingga masih ada cadangan air 7,4 juta kubik untuk mengairi persawahan. Jadi ada proses pengajuan tertulis dari dinas terkait kepada Unit Pengelola Bendungan di Cirebon,” terangnya.

Jika surat itu disetujui, lanjutnya, maka pintu air dapat dibuka sesuai dengan kebutuhan yang diajukan. Informasi penutupan pintu air Waduk Darma juga telah disampaikan kepada para petani, khususnya dinas terkait seperti Dinas Pertanian.

Baca Juga :  Sekretaris Komisi II Adakan Agenda Rapat Bahas Arus Mudik 2023

“Jadi saat pintu air ini ditutup, para petani tidak kaget. Kami juga memohon kepada masyarakat terutama para petani untuk bisa memaklumi kondisi ini,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, selama penutupan pintu air Waduk Darma tidak terlalu berdampak buruk terhadap lahan pertanian warga. Mudah-mudahan dalam waktu dekat dapat segera turun hujan, sehingga volume air dapat kembali meningkat.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
DPT Desa Muktiwari Diprotes Warga, Panitia BPD Buka Suara
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Sabtu, 25 April 2026 - 13:22 WIB

Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April

Berita Terbaru