Alinsi Bekasi Bersatu Desak DPRD Kabupaten Bekasi Untuk Sampaikan Ini Pemerintah Pusat dan DPR RI

- Redaksi

Sabtu, 28 September 2019 - 10:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Puluhan mahasiswa gabungan dari berbagai kampus yang mengatasnamakan Aliansi Bekasi Bersatu menggeruduk gedung DPRD Kabupaten Bekasi, Jum’at (27/09/2019) sore.

Adapun tuntutan mereka, yakni mendorong diterbitkannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu) terhadap UU KPK, pembatalan Rancangan KUHP (RKUHP) maupun RUU lainnya yang tidak pro rakyat.

Selain itu, mereka juga meminta pemerintah segera menindak pelaku pembakaran hutan ataupun korporasi yang mendalanginya, serta mendesak penyelesaian pencemaran lingkungan yang terjadi di sepanjang garis pantai Kabupaten Bekasi akibat kebocoran minyak Pertamina.

Kordinator Aksi, Suhendar mengaku massa mendesak agar anggota DPRD Kabupaten Bekasi setuju dengan tuntutan yang mereka bawa dan segera menyampaikannya ke Pemerintah Pusat dan DPR RI.

“Kami ingin mendorong DPRD Kabupaten Bekasi untuk mendukung penolakan atas persoalan bangsa, yaitu, RUU KUHP, Revisi UU KPK dan lainnya,” teriak mahasiswa asal Universitas Pelita Bangsa itu.

Baca Juga :  Desa Muktiwari Bakal Punya Multicultural Library di 2023, Pj Bupati Dani Ramdan Terima Kunjungan KB Kookmin Bank

Tidak lama, massa aksi diterima Ketua DPRD Kabupaten Bekasi sementara, Aria Dwi Nugraha bersama sejumlah anggota dewan lainnya seperti Nyumarno, Bakti Sakti dan Ade Zamroni di ruang pansus.

Setelah berdialog, tuntutan mahasiswa akhirnya dipenuhi.  Berita acara hasil pertemuan dengan mahasiswa selanjutnya akan dikirimkan Sekretariat DPRD Kabupaten Bekasi ke DPR RI dan Pemerintah Pusat.

Baca Juga :  Komisi 3 DPRD Kabupaten Cirebon Apresiasi dibukanya Gerbang Tol Ciledug

”DPRD Kabupaten Bekasi mendengarkan aspirasi mahasiswa. Sesuai keinginan mereka, hasil pertemuan hari ini akan dikirim langsung ke Presiden dan DPR RI,” kata Aria.

Usai menyuarakan aspirasinya, massa perlahan membubarkan diri. Aksi mereka mendapat pengawalan dari Kepolisian Resor Metro Bekasi.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf
Viral! Ratusan Warga Grudug Rumah H. Ajan, Desak Maju Lagi di Pilkades Cipayung 2026
900 Lansia Bekasi Unjuk Bakat, Pemkot Buktikan Usia Bukan Halangan untuk Tetap Berkarya
BMKG Peringatkan Ancaman Gempa M6,9 Intai Kota Bekasi, Warga Diminta Waspada
Malam 1 Muharram di Bekasi Pecah! 5.000 Warga Ikut Pawai, Tri Adhianto Soroti Kebersamaan
Pemkab Bekasi dan DPRD Sepakati Dua Raperda Strategis Jadi Perda
Pilkades Digital Siap Digelar di Kabupaten Bekasi, Hitung Suara Cuma 10 Menit!

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:55 WIB

Kursi Dirtek Tirta Patriot Memanas! DPRD Bekasi Minta Seleksi Transparan, Ini 3 Kandidat Terkuat

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:35 WIB

Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:28 WIB

Viral! Ratusan Warga Grudug Rumah H. Ajan, Desak Maju Lagi di Pilkades Cipayung 2026

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:24 WIB

900 Lansia Bekasi Unjuk Bakat, Pemkot Buktikan Usia Bukan Halangan untuk Tetap Berkarya

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WIB

BMKG Peringatkan Ancaman Gempa M6,9 Intai Kota Bekasi, Warga Diminta Waspada

Berita Terbaru