Deretan Gedung Tua Ini Disulap Jadi Destinasi Wisata Baru di Cirebon

- Redaksi

Jumat, 28 Juni 2019 - 16:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Kabupaten Cirebon kini memiliki satu destinasi wisata baru yakni kawasan Gedung Tua Pecinan di Desa Jamblang.

Lokasi wisata ini diresmikan Sultan Sepuh Kasepuhan XIV, PRA Arief Natadiningrat. Tempat ini mudah dijangkau baik dari arah Jakarta ke Jawa Tengah maupun sebaliknya, karena berada tepat di jalur Pantura Cirebon.

Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat mengatakan, Desa Jamblang memiliki berbagai spot wisata lainnya yakni sega jamblang kerajinan keramik, dan lainnya. Letaknya pun saling berdekatan.

“Wisata baru ini berupa gedung-gedung tua sejak zaman Belanda yang masih berdiri kokoh. Selain itu, di sekitarnya juga ada wisata lain yang bisa dikunjungi,” katanya, Kamis (27/6/2019).

Baca Juga :  Indonesia Berduka, Selamat Jalan BJ Habibie

Kawasan ini telah ditata sedemikian rupa sehingga layak dikunjungi bagi wisatawan lokal dan mancanegara yang hendak menilik sejarah Cirebon zaman perjuangan.

“Cirebon memiliki wisata sejarah yang menarik untuk diikuti. Gedung-gedung tua disini menyimpan banyak sekali catatan sejarah bangsa Indonesia dan Cirebon,” imbuhnya.

Gedung tua itu sendiri berjumlah 10 bangunan yang akan direhab menjadi bangunan yang lebih menarik. Untuk konsep wisata tersebut, pihaknya akan membuat peta paket wisata dari mulai wisata bangunan tua, hingga wisata kuliner.

Baca Juga :  Dandim 0509 Kab.Bekasi Berikan Suatu Arahan Untuk Semua Jajaran Kodim dalam Proses Pembangunan Posyandu

“Nanti pengunjung akan diajak keliling melihat bangunan tua, kemudian makan siang di kawasan wisata kuliner Jamblang. Selain itu juga nanti kita siapkan kerajinan-kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat Desa Jamblang,” pungkasnya. (uan/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Berita Terbaru