Melihat Peluang saat Perang Dagang untuk Perekonomian Nasional

- Redaksi

Jumat, 14 Juni 2019 - 12:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Jakarta – Sampai saat ini perang dagang Amerika Serikat-Cina masih terus berlangsung, walau perang dagang menimbulkan gejolak perekonomian Global termasuk Indonesia. Wakil Bendahara Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI), Ajib Hamdani  mengatakan walaupun menimbulkan gejolak, perang dagang juga memiliki peluang mendorong eksport dan investasi ke Amerika Serikat.

“Walapun perang dagang berdampak menurunnya nilai tukar rupiah terhadap dollar, tapi kita jangan terlalu khawatir atas permasalahan perang dagang, kita harus bisa melihat peluang dari perang dagang ini agar perekonomian nasiaonal bisa tetap stabil,” ucap Ajib Hamdani (13/6/2019).

Baca Juga :  Gerindra Buka Pendaftaran Calon Bupati Indramayu

Komisaris PT. Daya Gagas Indonesia yang mengagas aplikasi FIshOn Kemenko Kemaritiman RI juga mengatakan harus bisa melihat sector mana saja yang dapat mendorong ekspor indonesia ke Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya tarif bea masuk yang di perlakukan di Amerika serikat ke Cina harus kita manfaatkan untuk meningkatkan ekspor Ke Amerika Serikat dan menekan import produk dari Cina masuk ke Indonesia agar kestabilan harga di Indonesia tidak menimbulkan gejolak,” kata Ajib.

Baca Juga :  Enggan Meremehkan Lawan, Persija Hanya Fokus Untuk Menang

Ajib juga menjelaskan resiko berinvestasi di Indonesia juga jadi meningkat dampak Investor jadi berkurang, tapi hal ini tidak boleh dijadikan permasalahan besar dan Pemerintah juga harus jeli melihat peluang untuk membuat regulasi dan terobosan agar investasi bisa lebih massif masuk ke Indonesia.. Karena Indonesia masih memiliki peluang yang besar untuk menarik investasi asing di dalam negeri. Sebab, ada faktor yaitu dalam dua tahun ke depan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat diprediksi bakal tertekan dan bank sentral Amerika Serikat yang sempat agresif menaikkan suku bunga satu tahun terakhir,kemungkinan tidak akan lagi menaikkan suku bunganya. Karena investasi inilah yang bisa menjadi jalan keluar tercepat untuk menjadi daya ungkit ekonomi dan mengurangi current account yang defisit.

Baca Juga :  Pj. Wali Kota Bekasi Buka MTQ ke 25 Tingkat Kota Bekasi di Kecamatan Bekasi Utara

“Kuncinya kita harus bisa melihat peluang sekecil apapun, Kombinasi peningkatan investasi dan orientasi ekspor, akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Sebagai pengusaha yang bisa menggerakan perekonomian nasional tidak perlu terlalu khawatir atas Permasalahan ini tapi lebih mencari solusi,” tutup Ajib.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Kemnaker Siapkan Calon Juara Internasional
197 Aduan Masuk ke WhatsApp Kapolda Metro Jaya, Baru 36 Laporan Tuntas
Aksi 28 Oktober di Jakarta, Polda Metro Jaya Kedepankan Pendekatan Humanis
Dari 1.730 Tim, 16 Terbaik Berebut Gelar Juara AXIS Nation Cup 2026
Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November
PEVS 2026 Siap Digelar, Hadirkan Kendaraan Listrik dan Cashback Rp200 Juta
16 Orang Diamankan, Polda Metro Jaya Bongkar Dua Lokasi Produksi Obat Keras Ilegal

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:58 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Kemnaker Siapkan Calon Juara Internasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:49 WIB

197 Aduan Masuk ke WhatsApp Kapolda Metro Jaya, Baru 36 Laporan Tuntas

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:03 WIB

Dari 1.730 Tim, 16 Terbaik Berebut Gelar Juara AXIS Nation Cup 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November

Berita Terbaru