Rapat Pleno Terbuka Diwarnai Ketegangan, Anwar Musyadad Sentil Budiarta

- Redaksi

Selasa, 7 Mei 2019 - 19:30 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi -Rapat Pleno Terbuka Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi pada Selasa  dini hari (7/5) diwarnai ketegangan antara Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Golongan Karya (Golkar).

Berdasarkan rekaman video yang tersebar ketegangan dimulai ketika Wakil Ketua DPD Golkar yang saat itu sebagai Saksi Mandat, Budiarta memprotes hasil pleno karena ada perbedaan antara C1 dan DA1  PPK Kedung Waringin.

Budiarta mengambil contoh dengan berulang kali menyebutkan hasil perolahan suara PPP yang berbeda di Desa Waringin Jaya dan Desa Karang Sambung.

Ketua DPC PPP Kabupaten Bekasi, Anwar Musyadad yang saat itu berada lokasi untuk memantau geram dengan Budiarta yang terus menyebutkan PPP dalam rapat pleno.

Anwar tampak memprotes sikap Budiarta yang terkesan kecewa dengan hasil pemilihan dengan terus menyudutkan PPP. Seketika pentolan PPP ini menghampiri Budiarta sehingga menimbulkan ketegangan.

Di media sosial Anwar menuliskan mengaku aneh dengan saksi Golkar yang terkesan terlalu mengurusi partai berlambang ka’bah. “Masa saksi partai lain yang diurusin suara partai PPP terus, kan saya sbg pimpinan tidak merasa memberi mandat ke dia untuk urus suara PPP,”tulis Anwar.

Baca Juga :  AHY Janjikan 14 Program Pro Rakyat di Depan Ribuan Masyarakat Cirebon

Menurut Anwar, jika alasan Golkar suara antar caleg PPP tertukar sehingga menggagalkan Golkar mendapatkan dua kursi tidak masuk akal.

Budiarta dikonfirmasi mengakui adanya perselisihan dengan Anwar Musyadad. Ia mengaku tidak ada masalah pribadi dengan Anwar dan PPP.

“Dinamika politik beradu argumen. Kita menemukan ada perbedaan C1 dengan DA1 dibeberapa tps di Desa Waringin Jaya dan Karang Sambung. Saya ambil contoh itu. Itu kita namakan kelalaiaan tapi kok dibeberapa tps. Masa kami tidak boleh mempertanyakan itu ke penyelanggara. Bukan kami ngurusi PPP”terang Budiarta ketika dihubungi.

Baca Juga :  Potongan Tarif 20% Jakarta-Semarang Berlaku Hari Ini, Jasa Marga Himbau Pastikan Kecukupan Saldo e-Toll

Budi mengatakan secara pribadi tidak ada persoalan dengan Anwar “Secara pribadi tidak ada masalah. Itu hanya di forum itu saja,”paparnya.

Budi mengkaim Golkar seharusnya berpotensi dua kursi di dapil V namun adanya kejanggalan membuat Golkar diprediksi hanya satu kursi. “Saya serahkan ke partai apa ke Bawaslu atau tidak terkait ada perselisihan suara,”tuturnya. (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rawabinong Dibidik Jadi Ikon Wisata Bekasi, Fasilitas Bakal Ditambah
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung Pasar Gratis Peringatan Hari Santri Nasional
Dari Resolusi Jihad ke Era Digital, Ini Pesan Plt Bupati Bekasi untuk Santri
Tri Adhianto Tekankan Pentingnya Lingkungan Pesantren yang Aman bagi Santri
Plt Bupati Bekasi Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berperan dalam Pembangunan
PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat
Resmi! Mendagri Sahkan Asep Surya Atmaja Jadi Bupati Bekasi
2.200 Sambungan Air Bermasalah, DPRD Dorong Suzuki Turun Tangan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Rawabinong Dibidik Jadi Ikon Wisata Bekasi, Fasilitas Bakal Ditambah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:08 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung Pasar Gratis Peringatan Hari Santri Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dari Resolusi Jihad ke Era Digital, Ini Pesan Plt Bupati Bekasi untuk Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Tri Adhianto Tekankan Pentingnya Lingkungan Pesantren yang Aman bagi Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:48 WIB

Plt Bupati Bekasi Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berperan dalam Pembangunan

Berita Terbaru