Ini Kata Jokowi Mengenai Ketik PPP Kan OTT KPK

- Redaksi

Jumat, 15 Maret 2019 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Jakarta – Presiden Joko Widodo telah mengetahui salah satu pendukung setianya, Romahurmuziy alias Rommy ditangkap KPK.

Kendati demikian, Jokowi tak mau berkomentar banyak terkait penangkapan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

Capres nomor ururt 01 itu ingin lebih dulu mendengar keterangan resmi dari KPK sebelum memberikan pernyataan lengkap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya masih menunggu keterangan resmi dari KPK,” ujar Jokowi di sela-sela kunjungan kerja di Sumatera Utara, Jumat (15/3).

Jokowi menegaskan, dirinya akan berkomentar jika sudah mendapat pernyataan resmi dari lembaga antirasuah tersebut.

Baca Juga :  Ratusan Warga Desa Sriamur Gerudug Gedung KPK, Segera Selidiki Penggelapan TKD

“Sebelum ada keterangan resmi dari KPK saya enggak mau komentar,” imbuhnya.

Seperti diketahui, politikus senayan yang biasa disapa Romy itu diketahui terjaring OTT yang dilakukan KPK di Wilayah Jawa Timur. Dia diduga ditangkap dengan kasus jual beli jabatan.

Selain Romy, KPK juga mengamankan empat pihak lain termasuk pejabat kementerian agama daerah. Tertangkapnya legislator Komisi IX itu bersama sejumlah pihak lain diduga terkait transaksi pengisian jabatan.

Berdasarkan data yang diakses dari laman https://acch.kpk.go.id/aplikasi-lhkpn/ terungkap harta kekayaan Rommy terakhir yang dilaporkan pada 19 Maret 2010.

Baca Juga :  Para Pegawai Pemda Panik Saat KPK Datang menggeledah

Dari data tersebut terungkap Rommy memiliki harta senilai Rp 11,8 miliar atau setara dengan USD 51,377.

Dalam data itu juga didapati, dia memiliki harta tidak bergerak berbentuk tanah dan bangunan yang berlokasi di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Tangerang Selatan, dan Sleman senilai Rp 2,5 miliar.

Sementara itu, untuk harta bergerak berbentuk transportasi, dia melaporkan memiliki empat buah kendaraan roda empat dan dua buah kendaraan roda dua dengan nilai Rp 775 juta.

Adapun, perinciannya untuk mobil yakni dua unit Toyota Kijang Innova, Ford Laser, dan Mitsubishi Pajero Sport, serta satu buah motor bermerek Honda Supra Fit.

Baca Juga :  Mulai Hari Ini, Pelaku Perjalanan Tak Perlu Tes Covid-19 untuk Bepergian

Rommy juga terungkap mempunyai usaha lainnya antara lain PT Dugapat Mas yang berasal dari hasil sendiri pada 2007 senilai Rp 1,4 miliar.

Ada juga harta bergerak lainnya yakni berbentuk logam mulia, batu mulia, dan warisan serta hibah senilai Rp 1,1 miliar. Dalam data tersebut juga dijelaskan, terdapat giro setara kas senilai Rp 5,2 miliar serta piutang senilai Rp 164 juta.(Red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SMARTFREN Resmi Bertransformasi, Klaim Jadi “Jagoan Sinyal Se-Indonesia” dan Gelar SMARTFREN Run 2026
XLSMART Luncurkan ESTA Prime, Targetkan Jaringan 5G Menjangkau 88 Kota pada 2026
XLSMART Tancap Gas Perluas Jaringan 5G, Borong Penghargaan Transparansi Emisi Karbon 2026
Konser Slank hingga JKT48 Siap Meriahkan Jakarta Fair 2026, Simak Jadwal dan Harga Tiketnya
Jakarta Fair Kemayoran 2026 Kembali Digelar, Dorong Ekonomi dan UMKM Nasional
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Vasaka Hotel Jakarta Perkenalkan Wajah Baru Jelang Satu Dekade Perjalanan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:08 WIB

SMARTFREN Resmi Bertransformasi, Klaim Jadi “Jagoan Sinyal Se-Indonesia” dan Gelar SMARTFREN Run 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 15:47 WIB

XLSMART Luncurkan ESTA Prime, Targetkan Jaringan 5G Menjangkau 88 Kota pada 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:57 WIB

XLSMART Tancap Gas Perluas Jaringan 5G, Borong Penghargaan Transparansi Emisi Karbon 2026

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:59 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Kembali Digelar, Dorong Ekonomi dan UMKM Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:53 WIB

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terbaru