Dinas PUPR Kabupaten Bekasi Dan Tim Kemen PUPR Tinjau Kegiatan PAMSIMAS

- Redaksi

Kamis, 7 Maret 2019 - 16:33 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bekasi bersama tim dari Propinsi dan Kementrian PUPR melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) pedesaan di salah satu desa yang mendapatkan bantuan program tersebut yakni Desa Naga Cipta Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi tahun 2018.

Kepala Bidang Pengairan  Dan Sumber Daya Air (PSDA) PUPR, Nurchaidir mengatakan bahwa hari ini pihak nya bersama dengan jajaran tim dari Propinsi dan Kemen PUPR Pusat melakukan monitoring dan Evaluasi terhadap PAMSIMAS yang ada di Kabupaten Bekasi.

“Atas nama Dinas PUPR Kabupaten Bekasi mengucapkan terimakasih kepada Kementrian PUPR terhadap kegiatan penggadaan PAMSIMAS, Pedesaan di Kabupaten Bekasi” ujarnya di wawancarai usai lakukan evaluasi dan monitoring di salah satu lokasi yakni desa naga cipta,  Serang Baru-Kabupaten Bekasi,Selasa (5/03/2019)

Jelas Nurchaidir, di Bidang PSDA PUPR di tahun 2018 ada beberapa kegiatan dimana ada sebanyak 18 kegiatan PAMSIMAS, kemudian untuk tahun 2019 bertambah menjadi 25 kegiatan. Untuk alokasi anggaran per titiknya pada program PAMSIMAS di sesuaikan dengan kebutuhan di lapangan masing-masing anggaran berkisar antara 250-300 juta per titik.

Alokasi anggaran harus dilakukan terlebih dahulu melihat kondisi di lapangan, nantinya hasil dari kegiatan tersebut di hibahkan atau di serahkan kepada kelompok masyarakat untuk di kelola dalam artian sebagai program berkelanjutan,berkesinambungan dengan kaitanya tethadap kegiatan yang sudah dilakukan supaya manfaat dari pembangunan ini terus berjalan dan bersinergi.

“Mudah-mudahan kegiatan PAMSIMAS manfaatnya bisa di rasakan oleh masyarakat setempat terutama sarana air bersih yang selama ini masih belum tersambungnya pipa jaringan PAM dari PDAM Tirta Bhagasasi,”kata dia

Baca Juga :  Pemkab Bekasi Terapkan Merit Sistem

Menurut Nurchaidir, hasil evaluasi dan Monitoring hari ini adalah untuk mengetahui bagaimana pencapaian atau hasil di masyarakat atas program yang digulirkan. Dirinya berharap program ini tidak menemui masalah maupun kendala di masyarakat terutama kaitan dengan kelompok maupun lokasinya.

“PAMSIMAS ini yang jelas bukan hanya untuk daerah yang sulit air, kalau sulit air yah otomatis tetapi lebih tepatnya untuk penyediaam sarana air bersih untuk masyarakat. Dan mohon maaf juga selama ini masih ada masyarakat yang masih belum menikmati layanan air bersih (air sungai yang keruh) buat kebutuhan rumah tangga,maka dengan adanya layanan air bersih ini kebutuhan rumah tangganya bisa lebih baik,”begitu kata dia

Sementara Fahrizal Koordinator PAMSIMAS Propinsi Jawa Barat, mengatakan bahwa tujuan kesini adalah monitoring dan evaluasi atas program kegiatan yang sudah dilaksanakan. Kalau bicara out put mungkin semua sudah dilaksanakan dan sudah terbangun, tetapi sekarang bicara out came yang nantinya sedikit mewawancarai pengelola kapespam.

Baca Juga :  Sekolah Rakyat Bekasi Mulai Juli 2026, Gratis untuk Anak Miskin Ekstrem dan Putus Sekolah

“Out came nya sudah ada manfaat nya apa belum oleh masyarakat,” kata dia

Di tahun 2018 ini, tambah dia ada sekitar 18 Desa yang mendapatkan bantuan dari Anggaran Pemerintah Belanja Negara (APBN). Pagu anggaran per titiknya itu sekitar 245 juta di kalikan 18 Desa yang mendapatkan bantuan PAMSIMAS dan nilainya tidak sama dan pagu nya pun juga tidak boleh di lewati. (Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Dana Koperasi Epson Rp3 Miliar, Terlapor Desak Polda Turun Tangan
Tri Adhianto Pasang Target Juara Umum Porprov Jabar 2026, Bekasi Siap Buktikan Diri
1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang
Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading
H. Marjaya dan Ombi Bongkar Masalah PSU, Pengembang Diminta Jangan Lepas Tanggung Jawab!
Cipta Karya Kerap Mangkir RDP, Komisi III Soroti 390 Pengembang Belum Serahkan PSU
Komisi III DPRD Bongkar Persoalan Izin Industri, Proyek Makam Ikut Disorot!
Cegah Peretasan dan Kebocoran Data, Pemkot Bekasi Perkuat Keamanan Digital ASN

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:01 WIB

Kasus Dana Koperasi Epson Rp3 Miliar, Terlapor Desak Polda Turun Tangan

Sabtu, 7 November 2026 - 19:47 WIB

Tri Adhianto Pasang Target Juara Umum Porprov Jabar 2026, Bekasi Siap Buktikan Diri

Jumat, 6 November 2026 - 22:31 WIB

1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang

Jumat, 6 November 2026 - 20:01 WIB

Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading

Jumat, 6 November 2026 - 18:21 WIB

Cipta Karya Kerap Mangkir RDP, Komisi III Soroti 390 Pengembang Belum Serahkan PSU

Berita Terbaru