Tokoh Lintas Agama Gelar Deklarasi Anti Hoax dan Radikalisme

- Redaksi

Selasa, 19 Februari 2019 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Seluruh tokoh dan para pemuka lintas agama di Kota Bekasi dari agama Kristen, Katolik, Hindu, Budha, Kong hu chu melaksanakan deklarasi anti-hoax dan anti-radikalisme di gelar di Gedung Muzdalifa, Islamic Centre Kota Bekasi, Selasa (19/2/2019).

Hadir Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi bersama Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Indarto, mewakili Dandim 0507 Bekasi, Mayor kav Imam (Danramil 702 Pondokgede), mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Kota Bekasi, Ketua FKUB Kota Bekasi, H. Abdul Manan turut hadir dalam deklarasi tersebut.

Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi dalam sambutannya mengatakan, deklarasi Anti Hoax telah dilakukan di kecamatan – kecamatan oleh saudara-saudara umat Islam yang ada di Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deklarasi anti-hoaks dan radikalisme dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Bekasi. Ia juga mengatakan agar deklarasi ini bukan hanya sekedar seremonial saja, namun harus ada dasar dari keinginan dan kesadaran dari stakeholder.

Baca Juga :  Demokrat Indramayu Bagikan Masker, Imbau Warga Diam di Rumah

“Sebetulnya yang terpenting ialah bukan hanya sebatas seremonial saja, namun yang terpenting adalah keinginan dari hati yang tulus, harus sama-sama kita perangi hoax dan terus kita jaga kerukunan yang sudah dibangun. Jangan sampai pemberitaan hoax memecah belah umat dan merusak kerukunan,” papar Wali Kota Bekasi, Dr. Rahmat Effendi.

Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kota Bekasi juga mengkampanyekan antiradikalisme di tempat ibadah serta meningkatkan peran serta rumah ibadah menjadi corong pemersatu antar umat dan anak bangsa.

Ia juga mengatakan, aksi deklarasi itu untuk memberi kepahaman tentang heterogen dan multietniknya warga Kota Bekasi.

Oleh karena itu,  dibutuhkan komitmen seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, dan masyarakat Kota Bekasi dalam hidup berdampingan tanpa saling sebarkan hoax, kebencian dan radikal.

Baca Juga :  Kecamatan Rawalumbu, Mustika Jaya, Bantargebang Deklarasi Anti Hoax dan Radikalisme

“Silaturahmi kita jalanin terus komunikasi jalan terus supaya kita terjalin, kebersamaan yang sangat erat, menjadi aset termahal di negeri ini,” katanya.

Wali Kota Bekasi mengatakan, pada tahun politik ini pihaknya tidak ingin para tokoh umat disusupi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab dan memiliki niat untuk memecah belah kerukunan dan kesatuan.

Lanjut Wali Kota Bekasi, Ia berpesan agar masyarakat dapat menyaring pemberitaan terlebih dahulu, tidak asal menyebar pemberitaan.

” Kalau dapat kabar berita, lebih baik menyaring berita-berita yang belum jelas asal usulnya apalagi isinya penuh kebencian, ingat cerdas gunakan media sosial ini, janganlah main sebar sebelum tahu kebenarannya,” katanya lagi.

Sementara Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Indarto mengatakan, semua pihak harus berperang melawan hoax.

Baca Juga :  Deklarasi Anti Hoax dan Radikalisme Zona 1

Dijelaskan bahwa Hoax atau berita bohong dapat membuat kegaduhan dan menimbulkan kebencian terhadap seseorang.

“Saya sangat apresiasi dengan adanya deklrasi hoax ini, kita aplikasikan realisasinya kedepan, dimulai dari diri sendiri dengan tidak membuat berita bohong yang kemudian di sebar,” ucapnya.

“Apabila menemukan penyebaran hoax segera laporkan ke bagian kami,” ucap Indarto lagi.

Dikesempatan yang sama, mewakili Dandim 0507 Bekasi, Mayor Kav Imam berpesan, penyebaran berita bohong dan radikalisme dapat membahayakan.

“Kalau ada berita yang belum jelas atau hoax itu laporkan ke kami agar tidak simpang siur dan meresahkan warga. Kita bisa cari tahu bersama kebenarnya dan klarifikasi kabar itu, jangan mau kita dipecah belah oleh pemberitaan yang menyesatkan,” tutupnya.(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028
TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 20:21 WIB

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Selasa, 14 April 2026 - 11:33 WIB

Jangan Abaikan! Ini 5 Poin Penting dari Plt Bupati Bekasi untuk Pemerintahan Desa

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !