RJN, Cirebon – OK OCE Prasasti menggelar training kewirausahaan di Cirebon untuk memberikan pelatihan pada wirausaha muda di Cirebon. Kenaikan nilai tukar dolar pada rupiah berdampak pada biaya produksi semakin meningkat akibat turbulensi ekonomi dengan kenaikan dolar dan melemahkan rupiah.
Sandiga mendorong peningkatkan pada ekspor barang barang hasil produksi di Cirebon, diakui Sandiaga banyak wirausahawan dari Cirebon mampu memproduksi barang yang berkualitas sehingga mampu bersaing dipasar internasional.
“Dengan harapan ada surplus dalam ekspor barang barang kerajinan baik batik maupun meubeler yang sangat di minati di luar negeri. Karena Cirebon memiliki potensi yang sangat besar dalam menghasilkan barang berkualiatas ekspor,” ujarnya Sandiaga Uno lepada rakyatjabarnews.com saat ditemui di Andalus City Cirebon. Kamis (11/10/2018).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dengan adanya OK OCE Prasasti dan program kewirausahaan maka laju perekonomian akan meningkat di tengah masyarakat, perlu penciptaan lapangan kerja baru melalui program kewirausahaan dan Prabowo Sandi akan mendukung program OK OCE di Cirebon.
Sekarang ini harga minyak dunai naik sehingga akan berdampak secara tidak langsung pada APBN, jika minyak premium yang dibutuhkan masyarakat itu nantinya langka maka akan terjadi dampak negatif pada dunia usaha.
Kami harapkan OK OCE bisa diterapkan di Cirebon, seperti OK OCE yang sudah lumayan sukses di terapkan di Jakarta, dan kami harapkan OK OCE bisa di pusatkan di Andalus City di Cirebon agar banyak wirausaha tercipta dengan harapan menjadi kekuatan ekonomi bagi Cirebon dan Jawa Barat khususnya selain itu menjadi kekuatan ekonomi bagi Indonesia.
Sandiaga pun menuturkan jika dirinya berdarah Cirebon, Ibunya dari Indramayu dan Kakeknya dari Cirebon sedangkan leluhurnya dari Kuningan dan Majalengka, sehingga bukan orang lain seperti rumah sendiri,” ujarnya.
Sedangkan menurut Ahmad Heryawan mengatakan, jika banyaknya barang yang di Impor itu sangat mempengaruhi melemahnya rupiah sehingga perlu penguatan melalui ekspor barang barang dari hasil kewirausahaan yang ada di Cirebon.
“Para pengusaha di Cirebon itu menghasilkan barang barang yang berqualitas ekspor, mulai dari batik Cirebon dan Kerajinan Meubeler yang banyak di minati di luar negeri baik di Negara Asia maupun di Pasar Eropa.” Ujarnya mantan Gubernur Jawa Barat saat mendampingi Safari Politik Sandiaga di Pusat Niaga Andalus City Kota Cirebon. (ymd/ziz/RJN)









