Petani Brokoli Mengeluh Karena ini…

- Redaksi

Rabu, 25 Juli 2018 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anjlok: etani sayuran di Karawang mengeluhkan harga pasaran brokoli yang anjlok.

i

Anjlok: etani sayuran di Karawang mengeluhkan harga pasaran brokoli yang anjlok.

RakyatJabarNews.com, Karawang – Petani sayuran di Karawang mengeluhkan harga pasaran brokoli yang anjok hingga 50 persen, dari harga normal Rp 9.000-11.000 per kilogram.

“Harganya anjlok, karena sayuran brokoli saat ini sedang melimpah, sehingga harganya jadi turun,” kata Nakim (40), seorang petani asal Telukjambe Barat, Rabu (25/7/2018) siang.

Baca Juga :  Seratusan Petani di Majalengka Diedukasi Penggunaan Herbisida Terbatas

Selain itu, hama ulat pun jadi kendala produksi brokoli yang dia tanam. Karena bunga brokoli rusak dan tampak bintik hitam. Kondisi sayuran seperti itu sudah tentu tidak dibutuhkan di pasaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini tak sekali dia alami, pernah sebelumnya dia merugi. Dari modal Rp 70 juta, cuma menghasilkan Rp 13 juta. Dengan kondisi ini, petani justru tidak menghentikan tanam, malah terus menanam sembari berharap tanaman berikutnya bisa untung banyak.

Baca Juga :  Tragis, Begini Nasib Petambak Garam di Cirebon

“Sekarang, saya tanam brokoli di area 1 hektar sawah dengan modal Rp 60 juta, tetapi harga sudah anjlok, saya khawatir hingga produksi akhir malah rugi lagi,” jelasnya.

Baca Juga :  Karawang Emerald Land Development Kembangkan Proyek Seluas 50 Hektare

Diperkirakan, dari 1 hektar brokoli yang dia tanam mampu memproduksi hingga 12 ton. Brokoli ini dipanen hampir tiap hari selama 2 bulan, dengan jumlah setiap harinya yang bisa dibawa ke pasar kisaran 7 karung. “Saat ini musimnya sedang tidak bagus, panennya jadi berkurang,” ucapnya.(cir/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prestasi Membanggakan: Kabupaten Bekasi Raih Peringkat II Tata Kelola CSR Terbaik se-Jawa Barat
Tak Hanya Memberi Modal, Ini Bukti Kepedulian PNM dan BRINS
Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Jalan, JTT Bersinergi dengan Bupati Karawang Bahas Penyelesaian Akses Jalan Menuju Karawang Timur
PNM Bekasi Fasilitasi Belajar Gratis Melalui Ruang Pintar
Viralnya Kisruh Entri PPDS di SMAN 4 Karawang, Dedi Mulyadi Meminta Penjelasan Dari Pihak Sekolah
Viral Kebocoran Pipa Air di Akses Karawang Barat KM 47, PT JTT Sampaikan Penjelasan
PNM Cabang Bekasi Berikan Bantuan, Sekaligus Resmikan Program Ruang Pintar Anugerah 
Dirut PT Jasa Raharja: Seluruh Korban Kecelakaan Tol Japek KM 58 Dijamin Jasa Raharja

Berita Terkait

Rabu, 4 Juni 2025 - 12:10 WIB

Prestasi Membanggakan: Kabupaten Bekasi Raih Peringkat II Tata Kelola CSR Terbaik se-Jawa Barat

Jumat, 16 Mei 2025 - 18:41 WIB

Tak Hanya Memberi Modal, Ini Bukti Kepedulian PNM dan BRINS

Minggu, 16 Februari 2025 - 07:09 WIB

Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Jalan, JTT Bersinergi dengan Bupati Karawang Bahas Penyelesaian Akses Jalan Menuju Karawang Timur

Jumat, 7 Februari 2025 - 17:58 WIB

PNM Bekasi Fasilitasi Belajar Gratis Melalui Ruang Pintar

Jumat, 7 Februari 2025 - 09:21 WIB

Viralnya Kisruh Entri PPDS di SMAN 4 Karawang, Dedi Mulyadi Meminta Penjelasan Dari Pihak Sekolah

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !