oleh

Karawang Emerald Land Development Kembangkan Proyek Seluas 50 Hektare

RJN, Karawang – Karawang Emerald Land Development mengembangkan proyek development seluas 50 hektare di Karawang, Jawa Barat industri tidak luput dari berkembang pusat property salah satu adalah emerald neopolis dikembangkan secara bertahap, mulai dari kawasan hunian tapak seluas 34 hektare yang dibangun dalam dua fase hingga high rise building (apartemen, perkantoran, pusat bisnis, pendidikan dan hotel) di area 16 hektare.

Direktur utama Emerlad land developmemet dody pramono mengatakan Emerlad grup sudah membangun di berberapa daearah antara lain Emerald Land Cibinong,Emerald Terrace Jatiasih bekasi,Emerald Residance Tangerang

Emerald Neopolis Karawang adakan open house 2 November 2019 Sebanyak 100 unit rumah dengan rentang harga Rp 380 juta tipe 30/60 meter persegi, hingga Rp 600 juta tipe 60/72 meter persegi, terjual dalam waktu satu hari pada saat pemasaran perdana di Galeri Marketing, Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat,

Proyek Emerald Neopolis mengusung konsep pengembangan modern green living yang sarat dengan ketersedian ruang terbuka hijau cukup luas serta area publik lebih banyak. Sementara desain rumah mengedepankan gaya aritektur modern kontemporer dengan mengoptimalkan fungsi setiap ruangan serta sirkuliasi udara cukup memadai, sehingga penghuni dapat merasakan kenyamanan lebih.

Acara pemasaran perdana Emerald neopolis Karawang mengalami kelebihan permintaan (over subscirbed) sebanyak 130 unit dari total 100 unit yang ditawarkan.“Saat pemilihan unit, saya cukup surprisekarena banyak konsumen yang melirik Tipe Sapphire seharga Rp 600 jutaan. Saya pikir, mereka hanya akan memilih Tipe Amethyst dengan harga yang lebih terjangkau yaitu Rp 380 jutaan,”

Emerland Land Development akan melansir tahap kedua yang dilaksanakan pada Desember 2019.Kawasan hunian tapak Emerald Park sendiri mencakup lebih dari 1.000 unit rumah dan ruko yang akan dikembangkan dalam dua tahap pembangunan.sebanyak 500 unit rumah pada tahap pertama bisa sold out paling lambat akhir tahun 2020 dengan nilai penjualan Rp 300 miliar.”Sementara untuk serah terima kunci bisa dilakukan secara bertahap dalam rentang waktu 12 bulan setelah akad kredit. Setelah itu, kami akan mulai menawarkan klaster kedua,”

(ded/rjn)

Komentar

News Feed