Lagi, Kota Cirebon Meraih Penghargaan WTP Kedua Kalinya

- Redaksi

Rabu, 30 Mei 2018 - 15:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bandung – Kota Cirebon kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah tahun anggaran 2017. WTP diraih atas hasil kerjasama yang dilakukan dengan semua unsur pemerintahan yang ada di Kota Cirebon.

Penyerahan predikat WTP dilakukan oleh BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat, Arman Syifa, kepada Pj Wali Kota Cirebon, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si, dan ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno, S.Ip., M.Si., di Bandung, Rabu (30/5). Ada 10 daerah yang menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) hari ini, yakni Kabupaten Bandung, Kota Sukabumi, Kabupaten Cirebon, Kota Cirebon, Kota Bogor, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Purwakarta, Kota Bekasi, dan Kota Depok. Semuanya mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Baca Juga :  6 Agama Bersatu di Kampung Toleransi Kecamatan Andir Rayakan Tahun Baru Imlek 2025

Dalam sambutannya, Arman Syifa mengungkapkan jika kegiatan ini bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan. “Opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi yang disajikan dalam laporan keuangan,” ungkap Arman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemeriksaan keuangan ini menurut Arman juga tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan adanya penyimpangan dalam pengelolaan keuangan. Meski demikian, jika pemeriksa menemukan adanya penyimpangan kecurangan atau pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan, khususnya yang berdampak pada potensi dan indikasi kerugian negara, tetap harus diungkapkan dalam LHP.

Kecurangan maupun pelanggaran tersebut menurut Arman bisa mempengaruhi opini tapi bisa juga tidak mempengaruhi opini. Dengan demikian opini yang diberikan oleh pemeriksa, termasuk opini WTP merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran laporan keuangan.

Baca Juga :  Pengukuhan dan Peresmian Kantor RW 11 Rawalumbu

“Bukan jaminan tidak adanya pelanggaran yang ditemui atau kemungkinan timbulnya pelanggaran di kemudian hari,” kata Arman.

Namun, lanjut Arman, masih ada sejumlah temuan yang masih perlu memperoleh perhatian dari pemerintah daerah. Diantaranya aset tanah yang dimiliki pemerintah daerah masih banyak yang belum bersertifikat, fasos dan fasum yang belum diserahterimakan, kesalahan alokasi penganggaran, dan lainnya.

Sementara itu Pj Wali Kota Cirebon, Dr. H. Dedi Taufik, M.Si, menyambut baik predikat WTP untuk Kota Cirebon dari BPK. Predikat ini menurut merupakan kebanggan bagi pemerintah Kota Cirebon. Semua didapatkan berkat kerja sama dan gotong royong dari semua pihak.

Baca Juga :  Jelang Hardiknas, Pj Wali Kota Minta Disdik Kota Cirebon Peduli Lingkungan

“Ada 4 kriteria yang dinilai. Yaitu kesesuaian dengan standar akuntasi pemerintahan, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, efektivitas sistem pengendalian intern,” jelasnya.

Sedangkn menurut Ketua DPRD Kota Cirebon, Edi Suripno,S.Ip, M.Si, mengaku sangat bersyukur Kota Cirebon mendapatkan dua kali berturut-turut predikat WTP. Dia sangat mengapresiasi dan penghargaan tinggi kepada seluruh stakeholder, OPD, dan penyelenggaraan pemerintah di daerah sehingga bisa meraih WTP.

“Terkait dengan hasil rekomendasi dari BPK, nanti akan dibahas bersama-sama antara panja dengan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD),” pungkasnya.(Rls/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026
Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat
E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September
Kota Bekasi Peringkat 6 Wilayah Terinovatif Indonesia
Jalan Ditutup, Warga Terdampak! Komisi III Desak Pengembang Punya Akses Sendiri

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:02 WIB

Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat

Rabu, 16 September 2026 - 16:10 WIB

Media Sosialnya Ciamik, Kelurahan Bahagia Raih Juara 1 Digikomfest 2026

Rabu, 16 September 2026 - 08:30 WIB

Wali Kota Bekasi Buka Aduan Pungli, Laporan Terbukti Diganti Dua Kali Lipat

Selasa, 15 September 2026 - 20:27 WIB

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Berita Terbaru

XLSMART bersama REMIND menghadirkan #ByeByeBox di Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, sebagai teknologi E-Waste Reverse Vending Machine untuk mendorong pengelolaan sampah elektronik dan ekonomi sirkular.

Bandung

E-Waste Bisa Jadi Kuota Internet? Teknologi Ini Hadir di ITB

Selasa, 15 Sep 2026 - 20:27 WIB