RakyatJabarNews.com, Cirebon – Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Sedunia yang jatuh pada 7 April 2018 lalu, Tropicana Slim menggelar kampanye bertajuk Beat Diabetes di Giant By Pass Jl. Brigjen Dharsono Kota Cirebon, Minggu (15/4). Kegiatan tersebut diikuti oleh ratusan peserta yang antusias.
Menurut Made Budi Ramdani selaku Marketing Manager Nutrifood Area Jawa Barat, kegiatan ini mengajak masyarakat Indonesia, khususnya Cirebon untuk meningkatkan kepedulian mencegah dan melawan diabetes melalui edukasi mengurangi asupan gula, aktivitas olahraga seperti senam, dan cek gula darah.
“Para peserta sangat antusias mengikuti berbagai kegiatan menarik dan bermanfaat seperti senam sehat, cek gula darah dan konsultasi kesehatan gratis,” jelasnya saat ditemui RakyatJabarNews.com di sela acara.
Tidak hanya itu, lanjutnya, para peserta juga dapat menikmati produk Tropicana Slim dan produk-produk sponsor secara gratis untuk menambah energi dan melengkapi nutrisi mereka, serta berbagai games seru dan edukatif.
“Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa konsumsi gula harus dibatasi namun rasa manis tetap dapat dinikmati dengan menggunakan gula Tropicana Slim,” jelasnya.
Tahun ini, kegiatan Tropicana Slim Beat Diabetes diselenggarakan serentak di 21 kota Indonesia, yakni Jakarta, Tangerang, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, Medan, Siantar, Padang, Palembang, Lampung, Jambi, Samarinda, Banjarmasin, Pontianak, Makassar, Manado, Denpasar, sampai Mataram serta diikuti lebih dari 18.000 peserta di Indonesia.
Kegiatan ini juga menggandeng berbagai pihak untuk berpartisipasi, mulai dari rumah sakit, praktisi kesehatan, restaurant/cafe, retailer, serta komunitas kesehatan untuk berperan aktif melalui edukasi dan menyediakan pilihan makanan dan minuman yang rendah/bebas gula sebagai bentuk aksi memerangi diabetes di Indonesia.
“Melalui kampanye Beat Diabetes, kami ingin menyatakan komitmen Tropicana Slim untuk terus memerangi penyakit diabetes yang kondisinya di Indonesia sudah semakin mengkhawatirkan. Sehingga, bisa mengurangi angka penderita diabetes di Indonesia,” pungkasnya.(Juf/RJN)











