Guru SD Menabrakkan Diri ke Kereta, Diduga Bunuh Diri

- Redaksi

Sabtu, 10 Februari 2018 - 15:20 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Seorang guru Sekolah Dasar berinisial IA (42) diduga melakukan bunuh diri dengan menabrakkan diri ke kereta api yang lewat. Peristiwa itu terjadi di rel Jalur 2 Jakarta-Cirebon di RT 01 RW 04 Desa Adi Dharma Kecamatan Gunung Jati Kabupaten Cirebon hari Sabtu (10/2) pagi, sekitar pukul 07.00 WIB.

Baca Juga :  Insiden Sejumlah Warga Lempari Panggung Panitia Jalan Sehat Hut Ke-375 Kabupaten Ciamis

Korban adalah warga Simaja Selatan RT 05 Rw 08 Kelurahan Drajat Kota Cirebon.

Kejadian bermula saat salah seorang saksi, Nur Khazizah (20), berjalan beriringan bersama korban di sekitar pinggir rel kereta api dekat Gang Purnama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya tanya, ‘Ibu mau ke mana?’ terus dijawab katanya mau ke rumah ibu saya,” jelas Nur menceritakan kronologisnya.

Kemudian, dari arah Jakarta-Cirebon akan melintas kereta api barang. Bukannya menjauhi, korban justru berlari menuju rel dan berdiri membelakangi kereta api yang melintas. Akhirnya, korban tertabrak oleh kereta barang tersebut.

Baca Juga :  Zaiman Dorong Ruang Publik di Perbanyak di Kota Bekasi

Korban mengalami patah kaki sebelah kiri, patah tangan sebelah kiri, dan kepala hancur. Korban diduga bunuh diri. Jenazahnya kini dibawa ke RS Gunung Jati Kota Cirebon untuk dilakukan visum et repertum.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon
Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November
Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa
Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Parlemen Bayangan Soroti Lemahnya Pengawasan MBG Usai 400 Siswa Diduga Keracunan di Cirebon

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Komunitas Honda Tembus 50.000 Anggota, Pesta Besar Digelar 7 November

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Pokdarwis Kuya Asih Perkuat Promosi Digital Wisata Belawa

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Berita Terbaru