Presiden dan Wakil Presiden Hadiri RNPK 2018

- Redaksi

Senin, 5 Februari 2018 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Jakarta – Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2018 yang digelar selama tiga hari pada 5-8 Februari ini akan dihadiri oleh Presiden dan Wakil Presiden RI. Selain merumuskan kebijakan nasional pendidikan dan kebudayaan di tahun mendatang, RPNK 2018 juga diisi dengan sejumlah pameran program serta capaian di masing-masing direktorat jenderal di satuan kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud).

Ditjen PAUD dan Dikmas misalnya, satuan kerja yang membidangi pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat ini turut berpartisipasi dalam unjuk kinerja dalam hal pembinaan pendidikan masyarakat dalam meningkatkan kompetensinya di bidang vokasi serta bidang literasi.

Baca Juga :  Cara Unik Menteri Agama RI Cek Kondisi Jamaah Haji

Unjuk kinerja tersebut, diantaranya melibatkan mitra PAUD dan Dikmas. Salah satunya bermitra dengan PT Pos Indonesia untuk memberikan kemudahan dalam mendistribusikan bahan bacaan masyarakat yang mudah dan murah, dengan cara menghimpun dan mendistribusikan buku.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dilakukan melalui program donasi buku yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia. Programnya adalah pengiriman buku gratis seberat 10 kg per paket dan pengirimannya setiap tanggal 17.

Baca Juga :  Dirjen Cipta Karya KemenPUPR: Persiapan Asian Games 2018 Sudah 90%

Terlepas dari pameran tersebut, dikatakan oleh Wartanto, Sesditjen PAUD dan Dikmas, Kemdikbud, pada RNPK tahun ini ada dua fokus utama yg ingin dicapai. Pertama, terbitnya PP No 2 Tahun 2012, tentang standar pelayanan minimal, Ditjen PAUD dan Dikmas ingin membuka mata Pemimpin daerah untuk lebih berkonsentrasi dan memiliki rasa tanggungjawab terhadap PAUD dan Dikmas di daerahnya masing-masing.

“Melalui momentum ini, kami mengingatkan PAUD dan Dikmas merupakan layanan dasar yang wajib dilaksanakan di daerah. Pemerintah pusat memberikan arahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Miris, Ajang Jaka Rara Kota Cirebon 2018 Tidak Mendapatkan Anggaran Dana dari Pemkot Cirebon

Kedua, yakni terkait layanan minimal pendidikan kesetaraan. Ditekankan, anak usia 7-18 tahun wajib diberikanan layanan pendidikan kesetaraan. Oleh sebab itu, kata Wartanto pada anak usia tersebut tidak ada lagi yang tidak bersekolah. “Usia tersebut wajib diberikan layanan pendidikan formal maupun nonformal,” tegasnya.

Ia berharap, dengan adanya RNPK 2018 ini, Kemdikbud dapat menekankan kepada perwakilan daerah, dari dinas pendidikan masing-masing untuk lebih memaksimalkan layanan dasar pendidikan dari sisi pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat melalui pendidikan nonfornal atau pendidikan kesetaraan.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tak Disangka! Perpustakaan SDN Wanasari 01 Cibitung Berubah Total, Dorong Literasi Siswa
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
One Way TransJawa
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026
Wali Kota Bekasi Dukung Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Momentum Ramadan, Civitas Akademika IAIN Nusantara Bekasi Pererat Silaturahmi Lewat Bukber
Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%
Tri Adhianto Sidak SMPN 52 Bekasi, Oknum TU Dugaan Pelecehan Diproses Pemecatan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:15 WIB

Tak Disangka! Perpustakaan SDN Wanasari 01 Cibitung Berubah Total, Dorong Literasi Siswa

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:53 WIB

One Way TransJawa

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:28 WIB

55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026

Senin, 16 Maret 2026 - 14:01 WIB

Wali Kota Bekasi Dukung Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !