7 Desa di Kuningan Terancam Krisis Air Bersih

- Redaksi

Sabtu, 3 Agustus 2019 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tujuh Desa di Kuningan Mengalami Kekeringan

i

Tujuh Desa di Kuningan Mengalami Kekeringan

RJN, Kuningan – Akibat kemarau berkepanjangan, wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Kuningan semakin meluas. Bahkan sebanyak tujuh desa dari empat kecamatan terancam kesulitan air bersih.

“Daerah potensi kekurangan air bersih tahun 2019 tersebar di empat kecamatan dengan tujuh desa. Ada sekitar 2.330 KK dengan jumlah total 7.006 jiwa di daerah rawan kekeringan itu,” kata Sekda Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kuningan, Agus Mauludin, Jumat (2/8/2019).

Dia menyebutkan, daerah yang berpotensi kesulitan air bersih itu diantaranya Kecamatan Karangkancana dengan tiga desa yakni Sukasari, Cihanjaro, dan Simpayjaya. Adapula Kecamatan Darma di Desa Sukarasa, Kecamatan Cigandamekar di Desa Jambugeulis, serta Kecamatan Cimahi di Desa Cileuya dan Desa Cimahi.

“Jadi wilayah itu yang kita perkirakan rawan kesulitan air bersih, namun saat ini belum krisis ya. Karena masih dapat disuplai air bersih oleh petugas di lapangan,” katanya.

Walau demikian, pihaknya belum menetapkan, bahwa Kabupaten Kuningan sudah dalam siaga darurat kekeringan. Hanya diakui, sudah terjadi kesulitan air bersih yang menimpa tiga desa.

Baca Juga :  Insiden Tragis di Garut Selatan: Belasan Korban Jiwa dalam Ledakan Bahan Peledak

“Sudah mulai ada beberapa daerah yang kekurangan air bersih, tapi mudah-mudahan tidak sampai krisis. Iya tiga desa itu sudah kesulitan, tapi belum krisis, masih bisa kita suplai, masih bisa kita manfaatkan sumber ada yang ada,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterima BMKG bahwa musim kemarau ini akan berlangsung dari bulan Juli hingga Oktober.

“Musim kemarau ini lama ya, ini termasuk kemarau panjang dan kering ya, meskipun di Kuningan belum krisis, mudah-mudahan tidak sampai krisis air lah,” harapnya.

Baca Juga :  Mudik Bareng XL Axiata Retailer dan Karyawan Pulang Kampung Gratis

Pihaknya menyebut, dampak kekeringan yang terjadi tahun 2018 lalu, menyebabkan kebakaran hutan dan lahan di 12 kecamatan dengan 19 desa seluas 1.493 hektar. Terlebih ada empat kecamatan dengan tujuh desa yang harus disuplai sebanyak 1,6 juta liter air bersih, ditambah terjadi kekeringan lahan pertanian.

“Oleh karena itu, kami berharap semua sektor dan sub sektor supaya bisa melaksanakan upaya penanganan kekeringan,” tutupnya.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi
Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN
Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall
MBZ Naik 76%
Mudik Gratis Bekasi Diserbu Warga! 1.458 Orang Berangkat Pakai 27 Bus ke Solo hingga Surabaya
Tri Adhianto Minta Dedi Mulyadi Percepat Pemisahan Aset Kota dan Kabupaten Bekasi
HUT ke-29 Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Hormati Jasa Pahlawan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Senin, 6 April 2026 - 17:05 WIB

Plt Bupati Bekasi Ajak Mahasiswa Kolaborasi Bangun Daerah, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Senin, 6 April 2026 - 10:10 WIB

Pemkab Bekasi Terapkan WFH 50% untuk ASN

Kamis, 2 April 2026 - 11:16 WIB

Wawalkot Bekasi Resmikan SPKLU Ultra Fast Charging di Summarecon Mall

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:20 WIB

MBZ Naik 76%

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !