20 Santri Mengikuti Program At-Taqwa Digital Preneurship

- Redaksi

Selasa, 28 November 2017 - 18:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Demi mengembangkan ekonomi kreatif dan mencetak ahli agama di Cirebon, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Cirebon melatih 20 santri berwirausaha dengan diikutsertakan pada program At-Taqwa Digital Preneurship.

Program ini diluncurkan pada bulan 26 April 2017 lalu dan akan berakhir pada bulan Desember 2017 dengan mewisuda para santri yang telah menyelesaikan program ini.

Visi diadakannya program ini adalah menentukan pemuda muslim dan pendakwah masa depan, mandiri, cerdas, profesional, dan berintegritas. Sedangkan misinya adalah terbentuknya pendidikan pesantren yang berorientasi pada pembentukan karakter (kepribadian Islam) dan peningkatan life skill (kecakapan hidup) dalam bentuk kewirausahaan berbentuk online.

Kepala Tim Advisory dan Pengembangan Ekonomi KPwBI Cirebon Rawindra Ardiansah mengatakan, pihaknya mau mendorong anak-anak muda untuk bisa kreatif. Dan ternyata, ekonomi kreatif sumbangannya ke PDB sudah mulai tumbuh di Indonesia.

“Kita ingin menghasilkan pengusaha yang ahli dalam bidang digital, pemasaran, dan juga agama,” ujarnya saat memberikan materi pada acara Workshop Wartawan Ekonimi wilayah Ciayumajakuning di Trizara Resort, Lembang, Bandung, Selasa (28/11).

Dipilihnya At-Taqwa sebagai program ini, menurut Rawindra adalah karena At-Taqwa yang tak lain adalah nama salah satu masjid di Cirebon merupakan icon kota Cirebon, di mana masyarakat Cirebon sangat familiar dengan nama tersebut. Selain itu, infrastruktur dan manajemennya sudah menunjang, fokus pemberdayaan masyarakat di bidang sosial ekonomi sudah ada, telah terjalin kerjasama dengan BI, serta mendukung program pemerintah Smart City.

Baca Juga :  Bhabinkamtibmas Binluh di MTS Muhammadudarain Bintara

Rawindra mengatakan, program At-Taqwa Digital Preneurship merupakan “pilot project” KPwBI Cirebon dalam hal mencetak pengusaha-pengusaha yang handal dan agamawan.

“Fokusnya ada tiga, yaitu pembentukan wirausaha berkarakter islami, pemanfaatan teknologi digital, bermitra dengan UMKM,” jelasnya.

Rawindra melanjutkan, saat dibuka pendaftaran, peminatnya cukup banyak. Selain, pihaknya melakukan seleksi dan terpilihlah 20 orang. Mereka adalah laki-laki dan perempuan berusia 16-24 tahun, dengan berlatarbelakang putus sekolah atau alumni SMP/SMA/SMK/sederajat di wilayah Ciayumajakuning.

“Awalnya juga hanya untuk warga sekitar Cirebon, namun saat ini ada juga yang dari Medan, Jawa Tengah, dan Sukabumi. Semuanya kita tempa ilmu penjualan, agama, dan juga IT,” lanjutnya.

Baca Juga :  Martabak Waka Waka, Martabak Mini dengan Banyak Varian Rasa

Dia menambahkan, setelah dilakukan evaluasi saat ditugaskan untuk membuat toko online, selama empat bulan dari bulan Agustus, yang dibagi dalam lima kelompok menghasilkan omset mencapai Rp 348 juta keuntungan mencapai Rp 178 juta.

Program ini juga akan dijalankan terus dan akan menjaring lebih banyak lagi masyarakat yang berusia 18-24 tahun putus sekolah. “Lulusan program tersebut diharapkan bisa menjadi pengusaha yang berakhlak baik dan juga bisa berdakwah, karena selama delapan bulan ditempa, kalau ingin lulus juga harus mempunyai hafalan Al-Quran satu juz dan surat pilihan,” pungkasnya.(Juf/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker
Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September
GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru
Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja
Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan
Otomotif di Jabar Tertinggi Nasional, GIIAS Bandung 2026 Resmi Digelar
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini
HUT ke-105, RSD Gunung Jati Perkuat Layanan Rujukan

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 15:27 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Jadi Perhatian, Pemkot Bekasi Bagikan Masker

Senin, 7 September 2026 - 20:22 WIB

Vonis Ade Kuswara Ditunda, Sidang Perkara Korupsi Digelar 14 September

Minggu, 6 September 2026 - 15:26 WIB

GIIAS Bandung 2026 Hadirkan 19 Merek, Ada 5 Merek Baru

Kamis, 3 September 2026 - 19:49 WIB

Grand Zuri Jababeka Ikut Donor Darah, Perkuat Kepedulian Sosial di Lingkungan Kerja

Kamis, 3 September 2026 - 19:39 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, XLSMART Turun Langsung Dengarkan Keluhan Pelanggan

Berita Terbaru

Pengunjung melihat produk dan teknologi industri yang dipamerkan dalam GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9/2026). Pameran ini diikuti lebih dari 260 eksibitor dari 19 negara dan menampilkan berbagai solusi teknologi untuk industri logam dan manufaktur.

Jakarta

GIFA Indonesia dan METEC Indonesia 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 9 Sep 2026 - 12:23 WIB