oleh

199 Ribu Kendaraan Meninggalkan Jakarta Melalui GT Cikampek Utama Sejak H-7 s.d H-5 Lebaran 2019

RJN, Cikampek – Selama tiga hari kemarin, atau tepatnya pada tanggal 29-31 Mei 2019, terpantau total 198.957 atau hampir 199 Ribu kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek. Jumlah ini naik sebesar 182,4% dari Lalulintas Harian (LHR) normal sebesar 70.452 kendaraan, Sabtu (01/6/2019).

Untuk lalin pada hari Jumat (31/05) kemarin, Jasa Marga mencatat 69.651 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikampek Utama. Angka tersebut naik sekitar 197% dari Lalulintas Harian (LHR) normal sebesar 23.484 kendaraan.

Dapat disimpulkan, volume lalu lintas tertinggi yang menuju arah Timur melalui GT Cikampek Utama hingga saat ini masih tercatat pada hari Kamis lalu (30/06) yaitu sebanyak 71.901 kendaraan meninggalkan Jakarta, yang naik sekitar 206% dari LHR normal sebesar 23.484 kendaraan.

Sementara itu, melihat dari volume lalu lintas yang meningkat sejak Sabtu (01/06) dini hari tadi hingga saat ini, Jasa Marga memprediksi masih ada peningkatan lalin yang cukup signifikan hari ini sehingga mengimbau pengguna jalan yang belum melakukan perjalanan mudik agar dapat mengantisipasi waktu keberangkatan, kondisi lalu lintas serta rute perjalanan alternatif lainnya.

Untuk melayani lalu lintas mudik Lebaran 2019, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek selaku operator Jalan Tol Jakarta-Cikampek sesuai diskresi dan bekerjasama dengan Kepolisian melakukan sejumlah pengaturan lalu lintas.

Pemberlakuan kombinasi rekayasa lalu lintas one way dan contraflow berhasil mencairkan kepadatan, terutama dengan mengoperasikan jumlah maksimal gardu operasi di GT Cikampek Utama sebanyak 28 gardu.

Selain itu untuk meningkatkan pelayanan kepada pengguna jalan, Jasa Marga menambah jumlah petugas di lapangan untuk membantu mengarahkan pengguna jalan terutama menjelang titik rekayasa lalu lintas. Jasa Marga dan Kepolisian juga melakukan sejumlah pengaturan rest area seperti buka tutup rest area yang berpotensi menimbulkan kepadatan di lajur, termasuk menindak tegas pengguna jalan yang berhenti di luar rest area/ bahu jalan untuk beristirahat.

Diimbau kepada pengguna jalan yang menggunakan jalur one way agar terus memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan. Pastikan kondisi kendaraan dan pengendara dalam keadaan prima, jaga jarak aman kendaraan serta pastikan kecukupan saldo uang elektronik dan isi bahan bakar kendaraan sampai penuh sebelum memulai perjalanan.

(ziz/rjn)


Komentar

News Feed