15 Rumah Diterjang Angin Puting Beliung Pasca Magrib

- Redaksi

Rabu, 4 April 2018 - 20:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Sebanyak 15 rumah Warga Desa Banjarwangunan 2 Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon diterjang angin puting beliung saat Selasa (3/4) sekitar pukul 19.00 WIB. Satu rumah mengalami kerusakan yang paling parah.

Tidak hanya menerjang perumahan warga, fasilitas umum yang terkena badai adalah Sekolah Dasar Banjarwangunan 2, di mana genteng-genteng sekolah berjatuhan dari atap di beberapa sudut ruangan dan di luar sekolah.

Kuwu Banjarwangunan Dedi Setiawan mengatakan, begitu mengetahui ada rumh yang terdampak angin puting beliung, pihaknya langsung melaporkan kepada Pemerintah Daerah dan dinas terkait.

“Kami langsung koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Dinas Sosial, dan BPBD. Alhamdulillah mereka langsung memberikan bantuan seperti terpal. Saat ini untuk bantuan lainnya sedang diurus,” jelasnya saat ditemui awak media di kantornya, Rabu (4/3).

Sedangkan menurut warga yang rumahnya terkena terjangan d angin puting beliung, Iis Susanto (40) menjelaskan, sekitar pukul 18.30 WIB pasca Magrib, angin sudah menghantam daun pintu rumahnya. Selang beberapa menit, badai kembali menerjang rumah dan atap rumah pun terhempas angin sejauh 3 meter. Bahkan kabel PLN pun langsung putus akibat terbawa atap rumah.

Baca Juga :  Cirebon Power dan Warga Menanam Ribuan Mangrove di Pesisir Pantai

“Pada saat sedang menemani anak mengerjakan PR sekolahnya, ada suara bising datang masuk ke rumah. Saya sudah ada firasat bakal datang angin kencang,” jelasnya saat ditemui awak media langsung ke rumahnya di Dusun ISI Blok Bulak Desa Banjarwangunan Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon.

Baca Juga :  Tekan Stunting, PNM Bekasi Berikan Bantuan Paket Gizi Selama Satu Bulan di Kecamatan Karawang Barat

Dia bersama adik dengan susah payah menutup pintu. Namun hanya berselang beberapa menit, angin badai kembali datang dengan kekuatan besar dan menerbangkan atap rumahnya hingga terlepas.

“Kami berharap Pemerintah bisa membantu agar rumah bisa ditinggali lagi oleh 6 jiwa,” pungkasnya.

Adapun dari kejadian ini, hanya anaknya saja yang mengalami luka ringan akibat terkena pecahan batu bata yang jatuh akibat atap terlepas dari tembok rumah.(Juf/Ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung
Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi
Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban
445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi
SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam
Ribuan Jamaah Muhammadiyah Salat Id di Bekasi, Kawasan Grand Wisata Padat
Jelang Lebaran, Fuso Berkah Ramadan Hadir Servis Truk Dapat Diskon & Cek Gratis
VinFast Resmi Buka Pemesanan VF MPV 7 di Indonesia, MPV Listrik Premium Tujuh Penumpang
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:30 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Hari Pertama Langsung Diserbu Pengunjung

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:27 WIB

Siqom Tancap Gas Bentuk DPRt NasDem di 187 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bekasi

Senin, 27 April 2026 - 22:00 WIB

Tabrakan Kereta Bekasi Timur, Wali Kota Tinjau Lokasi Evakuasi Korban

Senin, 27 April 2026 - 14:41 WIB

445 Jamaah Haji Bekasi Dilepas, Fokus Kesehatan Hadapi Cuaca Arab Saudi

Senin, 27 April 2026 - 10:01 WIB

SATU PINTU Resmi Aktif, Warga Bekasi Kini Urus Perizinan Online 24 Jam

Berita Terbaru