Dituding Jokowi Gunakan Propaganda Rusia dan Konsultan Asing, BPN Sebut Fitnah Keji

- Redaksi

Senin, 4 Februari 2019 - 10:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Anthony Leong yang merupakan Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno juga sekaligus Koordinator PRIDE (Prabowo Subianto - Sandiaga Uno Digital Team).

i

Anthony Leong yang merupakan Anggota Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno juga sekaligus Koordinator PRIDE (Prabowo Subianto - Sandiaga Uno Digital Team).

RJN, Jakarta – Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Anthony Leong mengatakan bahwa pernyataan Jokowi yang menyebut ada Tim sukses yang menggunakan teknik propaganda Rusia yang dilakukan oleh konsultan asing merupakan sebuah hoax yang tidak mendasar. Ia meminta Presiden Jokowi untuk jaga tutur kata karena Pemilihan Presiden 2019 tidak dibuat gaduh.

“Kita ingin pemilu yang damai, pemilu yang lahirkan pemimpin terbaik dari yang terbaik. Pak Jokowi tudingannya sangat tidak mendasar dan ini fitnah keji. Kami fokus dengan isu ekonomi, lapangan pekerjaan. Hoax malah dilakukan oleh kubu petahana seperti mobil esemka Oktober 2018 akan diproduksi massal, pembebasan Ustadz Ba’asir yang belum terealisasikan,” ujar Anthony di Jakarta (3/2).

Baca Juga :  Jasa Marga Raih Gold Winner Untuk Brand Strength Di Ajang RRI BUMN Award

Anthony sendiri mengakui menjadi korban hoax yang dibuat oleh isu petahana karena dituding merupakan warga negara asing (WNA) yang mengatur strategi digital Prabowo – Sandi.

“Pak Jokowi bisa angkat soal propaganda ini mungkin karena meme yang akhir-akhir ini viral yang dibuat oleh buzzer kubu 01. Saya sendiri ada disana disebut warga negara asing yang mengatur strategi digital, padahal saya termasuk alumni Lemhannas (Lembaga Ketahanan Nasional RI). Akhir-akhir ini banyak isu yang tidak substansi diciptakan karena elektabilitas petahana semakin menurun,” ujar Anthony yang juga Koordinator Prabowo-Sandi Digital Team (PRIDE) itu.

Baca Juga :  Komisi III Kalau BUMD Milik Pemkot Mau Maju Harus Dikelola dengan Serius

Anthony menyebut bulan Februari 2019 elektabilitas Prabowo Subianto – Sandiaga Uno akan menyalip kubu Jokowi – Mar’uf Amin karena masyarakat kini ingin pemimpin yang bisa menciptakan kestabilan politik dan ekonomi.

“Februari mudah-mudahan terus meningkat dan bisa unggul. Rakyat sudah pintar, sudah tidak bisa dibohongi dengan pencitraan yang tidak bisa membawa kesejahteraan. Mudah-mudahan 17 April 2019 menjadi momentum untuk perubahan Indonesia yang lebih baik,” ujar Anthony.(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026
NasDem Run for Change 2026 Targetkan 10 Ribu Pelari di Karawang
PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Bekasi Heritage Experience, Ajak Peserta Belajar Membatik
PSI Kabupaten Bekasi Mulai Panaskan Mesin 2029, Choirul Umam: Terus Berjuang dan Hadir di Masyarakat
Bukan Sekadar Gelar, Ini Misi Fiqa Bawa Batik Jawa Barat ke Generasi Muda
Dari Teras Rumah, Edi Bangun BCM Motor hingga Raih Penghargaan SMAC 2026
Demokrat Mulai Panaskan Mesin Politik, AHY Masuk Radar Capres 2029
PSI Cirebon Percepat Konsolidasi, Struktur Organisasi Ditargetkan Rampung hingga Desa

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Syafiqa Dzikria Nafasya Raih Penghargaan Anugerah Anak Indonesia Awards 2026

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

NasDem Run for Change 2026 Targetkan 10 Ribu Pelari di Karawang

Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:39 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Bekasi Heritage Experience, Ajak Peserta Belajar Membatik

Minggu, 27 September 2026 - 16:52 WIB

PSI Kabupaten Bekasi Mulai Panaskan Mesin 2029, Choirul Umam: Terus Berjuang dan Hadir di Masyarakat

Rabu, 23 September 2026 - 07:22 WIB

Bukan Sekadar Gelar, Ini Misi Fiqa Bawa Batik Jawa Barat ke Generasi Muda

Berita Terbaru

Petugas gabungan memeriksa lokasi yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkoba dalam operasi di Jakarta Barat.

Jakarta

Polri Gerebek Kampung Ambon dan Boncos, 24 Orang Diamankan

Sabtu, 10 Okt 2026 - 05:57 WIB