Yuningsih: Masyarakat Masih Keluhkan Infrastruktur

- Redaksi

Kamis, 18 Januari 2018 - 20:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Cirebon – Kegiatan reses yang dilakukan oleh seluruh anggota DPRD Kabupaten Cirebon, menghasilkan beberapa poin yang disalurkan oleh masyarakat diwilayah daerah pemilihan masing-masing. Seperti apa yang dilakukan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon yang menerima banyak keluhan masyarakat seperti infrastruktur jalan, sampah, kegiatan kepemudaan, harga pertanian yang kurang mendapatkan perhatian.

Atas hal itu, Yuningsih mengatakan, pada saat reses melakukan kegiatan penyerapa aspirasi masyarakat di 6 titik di wilayah timur Cirebon. Hasil yang didapatkan dari kegiatan reses itu, kata dia,  masyarakat masih banyak mengeluhkan infrastruktur jalan dengan kondisi yang buruk. Selain itu, persoalan sampah pun masih menjadi pokok penyampaian masyarakat dikarenakan minimnya kantong-kantong TPS. Terlebih lagi, ritase atau pengangkutan sampah jarang sekali dilakukan oleh dinas terkait.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Resmikan Jembatan 0 Rawalumbu, Rampung 3 Kali Lebih Cepat dari Target!

“Aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat yaitu soal jalan yang masih buruk, di tambah sampah yang sering menumpuk,” jelasnya, Kamis (18/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kegiatan kepemudaan dianggap tidak terlalu diperhatikan oleh pemerintah daerah. Dimana, pemuda-pemuda yang berada pada lokasi reses tersebut masih mengeluhkan tentang kegiatan kepemudaan kurang mendapatkan perhatian dari pemerintahan daerah. Ditambah lagi, karena wilayah timur banyak terdapat petani Bawang Merah yang juga kerap kali mengeluhkan harga. Dimana, harga bawang saat ini anjlok drastis. Ditambah hasil pertaniaan yang menurun sehingga untuk harga bawang sendiri saat ini berada di kisaran harga Rp.7000/kg.

Baca Juga :  Metland Hotel Cirebon Promo Paket Outdoor Wedding

“Harga bawang menurun drastis, banyak petani yang mengeluhkan dan ditambah lagi hasil panen belum di rasa optimal. Masyarakat banyak mengeluhkan soal harga beras yang melambung tinggiberada di harga Rp13.800/kg,” jelasnya.

Reses yang dilakukan oleh dirinya pun, tidak sia-sia. Pasalnya, dari salah satu persoalan yang disampaikan oleh masyarakat yang berkaitan dengan sampah sudah teratasi. Pasalnya, setelah dirinya mendapatkan aspirasi dari masyarakat tersebut, Pengurus PKB Jabar ini langsung melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup yang akhirnya sampah yang terdapat di Desa Pabedilan Kidul tepat pada hari ini dilaksanakan pengangkutan sampah ke TPA.

Baca Juga :  Orang Gangguan Mental Membawa Parang Berkeliaran di Jalur Sindanglaut-Ciawigajah

“Masyarakat merasa senang sekali, ya bagus sekali itu. Tadi pagi dikirim 3 truk angkut sampah, ini salah satu manfaat reses tidak hanya menampung aspirasi tapi bisa sgera di ditangani,” tandasnya. (red/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon
Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Babarik Kanci Bertahan di Era Modern, Tradisi Leluhur Satukan Warga Cirebon

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB