Waskita dan Jasa Marga akan Divestisasikan Sahamnya di Enam Ruas Tol

- Redaksi

Selasa, 27 Maret 2018 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Jakarta – PT Waskita Karya (Persero) Tbk dan PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan mendivestasikan sahamnya di enam ruas tol Trans Jawa lewat instrumen Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pun terus berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar bisa segera merampungkan segala prosesnya.

Upaya yang dilakukan oleh kedua BUMN tersebut sebagai bentuk dari dukungan dari Kementerian BUMN tentang kreativitas perusahaan-perusahaan milik negara dalam mencari sumber pendanaan. Tujuannya agar BUMN tidak hanya mengandalkan sumber pendanaan konvensional, seperti pinjaman perbankan.

Baca Juga :  Kembangkan Perekonomian Daerah, KPwBI Cirebon Mengadakan Forum Pengembangan Investasi di Wilayah Ciayumajakuning

Menurut Deputi Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana dan Prasarana Perhubungan (KSPP) Kementerian BUMN Ahmad Bambang, sejauh ini RDPT Waskita Karya sudah mendapat surat efektif dari OJK. Rencananya, anak usaha Waskita Karya akan mendivestasikan tiga ruas tol yang dimilikinya, yakni Kanci-Pajagan, Pajagan-Pemalang, dan Pasuruan-Probolinggo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Investor yang berminat ada dari Taspen, Jamkrindo, Jasa Raharja, Asabri, Dana Pensiun, dan beberapa perusahaan lain. Targetnya bisa peroleh dana kurang lebih Rp 5 triliun,” ujar Ahmad Bambang dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (27/03).

Baca Juga :  KPwBI Cirebon Gelar Workshop Wartawan di Lembang, Bandung

Sementara untuk RDPT Jasa Marga prosesnya masih terus bergulir di OJK. Perseroan berencana melakukan divestasi saham di tiga entitas anak, yakni PT Jasamarga Semarang Batang (JSB), PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), dan PT Ngawi Kertosono Jaya (NKJ). Ruas Tol yang ditawarkan yakni Batang-Semarang, Solo-Ngawi, dan Ngawi-Kertosono.

“Untuk Jasa Marga, hanya 20% kepemilikan yang ditawarkan dengan target perolehan dana sebesar Rp 3 triliun,” jelasnya.

Baca Juga :  Petugas Jalan Tol Sigap, Seorang Ibu Melahirkan dengan Selamat di Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi

Menurutnya, langkah ini dilakukan demi memperkuat keuangan perseroan, mengingat keduanya sedang banyak berinvestasi. Maka dari itu, pendanaan melalui instrumen RDPT dinilai cocok bagi Jasa Marga dan Waskita Karya yang banyak berinvestasi pada proyek infrastruktur berskala besar.

“RDPT untuk menjaga covenant dan profit perusahaan agar tetap baik. Sebab kalau semua investasi sendiri lewat pinjaman bank, maka dalam jangka pendek profit perusahaan akan tertekan oleh bunga, sementara jalan tol yang sudah dikerjakan belum beroperasi,” pungkas.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur
One Way TransJawa
55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026
XLSMART Gandeng Xiaomi Hadirkan Bundling Xiaomi 17 Series dengan XL Prioritas
Tol Surabaya–Gempol Diperlebar, Progres Proyek Capai 62,30%
XLSMART Terapkan Registrasi SIM Biometrik Wajah, Aktivasi Kini Kurang dari 1 Menit

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:10 WIB

Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025

Selasa, 7 April 2026 - 08:33 WIB

IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Rabu, 25 Maret 2026 - 16:53 WIB

One Way TransJawa

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:28 WIB

55 Ribu Kendaraan Sudah Lewat Tol Fungsional Prosiwangi Saat Mudik Lebaran 2026

Sabtu, 7 Maret 2026 - 15:32 WIB

XLSMART Gandeng Xiaomi Hadirkan Bundling Xiaomi 17 Series dengan XL Prioritas

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !