“Pelatihan ini dibuka oleh Anggota DPR RI Obon Tabroni dan dalam kegiatan ini, beliau juga telah menyumbangkan 10 kandang puyuh untuk para peserta pelatihan TMT ini,” tambah Najib.
Adapun strategi keberlanjutan melalui program ini ke depannya, kata Najib, yakni dengan mengikutsertakan kelompok binaan ke dalam program ketahanan pangan desa serta adanya pendampingan lebih lanjut dengan beberapa stakeholder terkait.
“Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan skill dan kemampuan teknis masyarakat dalam berwirausaha. Sehingga masyarakat lebih mandiri dan percaya diri dalam mengelola potensi desanya,” tuturnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui pelatihan ini, kata dia, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, meningkatkan perekonomian masyarakat desa, menggarap potensi sumber daya di desa serta meningkatkan kemandirian finansial warga desa dalam mengurangi angka pengangguran.
Sementara itu, salah seorang peserta pelatihan Burung Puyuh asal Desa Karangharja, Eman Sulaeman (49) mengapresiasi dan menyambut dengan penuh antusias hadirnya program pelatihan wirausaha ini.
Menurutnya, melalui pelatihan ini, ilmu yang didapatkan sangat bermanfaat, mulai dari pembuatan kandang burung puyuh, pembuatan pakan ternak, perawatan dan lainnya. Dirinya berharap, apa yang telah dipelajari melalui pelatihan ini, bisa membawa dampak positif serta mampu meningkatkan perekonomian keluarga.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Patriot Desa Kabupaten Bekasi dan BPVP Bandung Barat. Pelajaran yang kami dapat banyak sekali, yang kami tidak tahu menjadi tahu tentang budidaya burung puyuh. Mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi kami dan bisa menambah penghasilan untuk keluarga kami di rumah,” ungkapnya. (*)
Halaman : 1 2









