Walikota Bekasi Membuka FGD dan SLRT

- Redaksi

Selasa, 25 Agustus 2020 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Bekasi – Dinas Sosial Kota Bekasi mengadakan Forum Group Discussion (FGD) mengenai sistem layanan dan rujukan terpadu (SLRT) penanganan fakir miskin dan orang tidak mampu di Kota Bekasi yang sebagai acuan program dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Acara terselenggara di Hotel Aston Kota Bekasi dengan menggunakan protokol kesehatan yang diperketat dan mengundang anggota dari organisasi sosial sebanyak 70 orang.

Tujuan dari program ini ialah mendapatkan kesamaan visi tentang penanganan fakir miskin dan menjadi langkah awal persiapan satu pintu di Kota Bekasi. Mengacu pada Permensos 15 Tahun 2018 Tentang Sistem Layanan dan Rujukan Terpadu, Perwal 57 Tahun 2019 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Sistem Layanan dan rujukan Terpadu. Mengenai data kemiskinan (Big data) dalam Permensos No 5 Tahun 2019, maka di lanjutkan dalam sebuah pengaplikasian di masyarakat untuk penanggulangan kemiskinan.

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi membuka acara tersebut dengan dihadiri juga oleh Koordinator SLRT Provinsi Jawa Barat, Harvian. Para peserta dari unsur sosial yakni para anggota Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), anggota TKSK Kota Bekasi dan unsur Karang Taruna yang dapat membantu di bidang sosial.

Wali Kota menyebutkan bahwa program dari Kementerian Sosial ini harus terkoneksi dengan bantuan Bapelitbangda Kota Bekasi, agar terserapnya dana yang akan diajukan dalam program baik ini, juga terkoneksi dengan Diskominfostandi yang akan membantu dalam penjabaran data masyarakat Kota Bekasi.

Baca Juga :  Dua Warga Pondok Melati Terima Manfaat Rutilahu

Dalam peluncuran ini semoga bisa mengurangi jumlah angka kemiskinan di Kota Bekasi secara signifikan, bergerak berdasarkan data dan terukur, dan yang paling utama ialah penanggualangan PPKS tidak lagi bersifat sektoral dan dilakukan dengan mengutamakan sinergitas antar OPD yang ada.

Wali Kota memberikan solusi keumdahan dalam menyikapi kemiskinan di Kota Bekasi, bahwa  mengapa selalu terbelakangi oleh persolaan komunikasi, dengan contohnya bantuan sosial yang menerima masih memiliki sebuah mobil dan tapi tidak sampai ke target, mengapa Masih belum mendapatkan kesempatan yang baik untuk orang tidak mampu.

Solusinya, Kota Bekasi hanya 21 ribu hektar, jangkauannya dekat tidak sulit, tapi tidak pernah selesai mengapa? Kini sudah jamannya serba teknologi, by name by addrres, apa saja yg harus dibangun kebutuhan ekonominya, harus tersinegritas dengan Dinas Komunikasi nya, agar langsung dapat mencapai target si masyarakat.

Baca Juga :  6 Kali Berturut-turut, Pemkot Bekasi Raih WTP

Demikian juga untuk Dinas Perkimtan Kota Bekasi yang harus mendata Lingkungannya, MCK, air bersih, jalan setapak, sarana prasarana PSU, juga termasuk sekolah. Ini adalah cara kerja sinegritas, sehingga Dinas Sosial hanya perlu mendata secara rinci apa yang di cari dari warga yang tidak mampu.

“Semoga launching ini dapat mengerahkan pergerakan seluruh unsur sosialnya, yang nantinya juga akan dilakukan sosialisasi mengenai dampak dari Covid di Kota Bekasi, agar yang berada di wilayah juga dapat membantu tersebarnya sosialisasi bahaya Covid 19” jelas Rahmat Effendi.

(red/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta
Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:41 WIB

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:50 WIB

Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:11 WIB

Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Berita Terbaru