Viral Anak Gizi Buruk, Ini Kata Kepala Puskesmas Lemahabang

- Redaksi

Rabu, 1 Agustus 2018 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prihatin: Kapolsek bersama Kepala UPT Dinsos sedang menggendong balita gizi buruk.

i

Prihatin: Kapolsek bersama Kepala UPT Dinsos sedang menggendong balita gizi buruk.

RakyatJabarNews.com, Cirebon– Muspika Lemahabang bahu mmbahu bersama UPT Dinsos serta UPT Kesehatan Lemahabang mengambil peran masing masing dalam kasus Ibu Sumiyati yang sakit sekujur tubuhnya melepuh serta anaknya 14 bulan yang terindikasi mengalami gizi buruk di Desa Picungpugur Kecamatan Lemahabang.

Ditemui pada sela sela kesibukannya, Kepala UPT Kesehatan, dr. Ahdiyat memberikan informasi seputar berita yang muncul terkesan menyudutkan salah satu instansi, sehingga perlu diluruskan jika Cita Rasa 14 Bulan Balita dari pasangan keluarga pra sejahtera tersebut belum termasuk Gizi Buruk namun masuk dalam katagori kekurangan Gizi, Rabu (1/8/2018).

“Kami perlu garis bawahi jika balita pasangan keluarga pra sejahtera dari Desa Picungpugur itu bukan Gizi buruk, namun masuk dalam katagori kekurangan gizi akibat tidak terurus dan keadaan ekonomi yang serba kekurangan,”ujarnya.

Baca Juga :  Sekda Kab. Bekasi Melantik 6 Pejabat Fungsional Pengawas

Masih menurut Ahdiyat sebetulnya Bidan Desa yang bertugas sudah memberikan Tambahan Makanan dan Susu bayi sebanyak 2 kali, adapun sekarang Pasien Ny. Sumiyati tengah ditangani oleh pihak RS.Waled sedangkan balita yang kekurangan gizi sudah di tangani oleh pihak UPT Dinsos Lemahabang.

“Alhamdulillah berkat kerja sama antara Muspika Lemahabang berhasil mengevakusi Ny. Sumiyati ke RS Waled dan anaknya sendiri ditangani oleh UPT. Dinsos Lemahabang,”tuturnya.

Sedangkan menurut Kepala UPT.Dinsos Lemahabang, Uun Kurniasih menjelaskan jika kasus Ibu yang sekujur tubuhnya melepuh ditemukan pertama kali oleh dirinya ketika mengantar anak yang menggelandang dan tidur di emperan UPT Dinsos beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Paragon Corp Bersama Puskesmas Ciperna Hadirkan Pos Gizi Sehat Cegah Stunting

“Ini awal saya yang menemukan keluarga ini, ketika saya mengantar anaknya yang salah satunya terlantar dan diberi layanan Rumah singgah Dinsos. Saya kaget ketika melihat ibunya seperti itu lalu saya posting di fb dan bersama sama ajak kapolsek dan media,”ujarnya.

Sedangkan untuk gizi buruk dan medis orang tuanya mari kita berkoordinasi dgn dinas kesehatan krn upt Rumah Singgah Dinas Sosial tdak memiliki dokter dan obat obatan dan peralatan medis. Anak balitanya kinu dalam pengasuhan saya di yayasan saya Rumah Aman Wadkref.

“Balita ini sdh dlm pengasuhan sy utk diperbaiki asupan gizinya,” Sedangkan menurut Kapolsek Lemahabang, Kompol S. Sembiring membenarkan jika Polsek Lemahabang bersama instansi terkait berhasil mengevakusi Ibu dan anak dari keluarga pra sejahtera untuk menerima pelayanan kesehatan mulai dari Puskesmas sampai di Rumah Sakit untuk menjalani perawatan.

Baca Juga :  Kabag Humas Apresiasi Peserta Termuda Lomba Video Kotaku Bebas Covid-19

Sedangkan untuk balitanya sendiri sudah di tangani oleh Pihak Dinsos agar mendapatkan penanganan pemulihan gizi, karena ketika di gendong beratnya tidak normal.

Kami berharap kedepan harus ada rapat kordinasi diantara semua stakeholders yang ada di Kecamatan Lemahabang.
“Kami sangat berharap setiap 2 atau 3 bulan ada rapat kordinasi di Kecamatan Lemahabang, agar dapat menjadi wadah dalam mencari solusi seperti kasus Ibu Sumiyati dan balitanya warga Astana Japura namun tinggal di Kecamatan Lemahabang yang sangat memerlukan penanganan segera,”pungkasnya.(ymd/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Prestasi Nasional
Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran
DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan
Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli
Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029
Sensus Ekonomi 2026, Plt Bupati Bekasi Dorong Sinkronisasi BLK dengan Kebutuhan Industri
BPS, Kemenaker, dan Kemenperin Perkuat Kolaborasi Menuju Sensus Ekonomi 2026
Camat Cibitung Encun Sunarto: Masukan Kepala Desa dan BPD Jadi Bahan Penyempurnaan Raperda Desa
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:18 WIB

Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Prestasi Nasional

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:54 WIB

Usai Dengar Keluhan Petani, Plt Bupati Bekasi Gerak Cepat Benahi Irigasi Pebayuran

Selasa, 28 Juli 2026 - 08:33 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Segera Panggil Dewan Pengawas, Kisruh PDAM Tirta Bhagasasi Jadi Sorotan

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:51 WIB

Pemkab Bekasi Buka Beasiswa S1 untuk 100 Putra-Putri Berprestasi, Pendaftaran Dimulai 27 Juli

Kamis, 23 Juli 2026 - 06:20 WIB

Open Dumping TPST Bantargebang Ditargetkan Berakhir pada 2029

Berita Terbaru

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama warga dan pengurus Kampung KB Kenanga RW 08, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, usai memberikan apresiasi atas keberhasilan meraih Juara 1 Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi Jawa Barat dan mewakili Jawa Barat pada penilaian tingkat nasional.

Pemerintahan

Wali Kota Bekasi Optimistis Raih Prestasi Nasional

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:18 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto memberikan arahan kepada ASN saat sosialisasi Sistem Informasi BEETRI di BKPSDM Kota Bekasi sebagai upaya memperkuat budaya disiplin dan integritas aparatur.

Bekasi

Tri: Disiplin ASN Tak Hanya Diukur dari Absensi

Rabu, 29 Jul 2026 - 14:00 WIB