Gandes menambahkan, sebagai hasil implementasinya, Tim Satgas Jasa Marga Siaga dapat melaporkan data secara otomatis melalui dashboard JID yang terintegrasi dengan CCTV dan monitoring kondisi lalu lintas CCTV dapat terbantu dengan system alert di JID sehingga gangguan dapat dipantau lebih cepat. Selain itu, pada periode libur panjang seperti Lebaran lalu juga dapat memberikan rekomendasi pelaksanaan one way yang terencana dengan baik.
“Lalu, kondisi lalu lintas dapat dipantau secara real-time, pemantauan kondisi lalu lintas lebih efektif dengan fungsi alert terhadap gangguan lalu lintas, dan response time lebih cepat ke lokasi,” sambung Gandes.
Di samping itu, smart infrastructure with AI merupakan infrastruktur yang dapat mengumpulkan data, memproses informasi, dan memberikan rekomendasi, hingga melakukan kegiatan secara otonom, dinamis, serta komprehensif. Contoh implementasi AI pada smart infrastructure secara umum mencakup empat model sistem yaitu sensors, cloud computing, predictive modelling, dan data & visualization.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sedangkan tujuan utama penerapan AI pada infrastruktur jalan tol adalah meningkatkan kapasitas jalan tol, mengurangi travel time pengguna jalan tol, meningkatakan keamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan, dan mendukung tujuan kesinambungan pengelolaan operasional tol yang berdampak pada efisiensi dan evektivitas.
AI merupakan teknologi yang disebut-sebut dapat membuat pekerjaan manusia menjadi lebih mudah. Kini AI sudah digunakan tidak hanya personal saja, namun juga digunakan oleh perusahaan-perusahaan besar dunia. Bahkan, AI juga sudah digunakan di lingkungan BUMN yang telah meningkat sejak beberapa tahun terakhir. BUMN menggunakan AI untuk meningkatkan efisiensi operasional, meningkatkan kualitas layanan, dan meningkatkan keamanan. (*)
Halaman : 1 2





















