Tri Adhianto: Sudah Kami Minta Penanganan Kali Bekasi Melibatkan Kementerian LH

- Redaksi

Selasa, 2 Oktober 2018 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Istimewa: Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto

i

Foto Istimewa: Plt. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto

RJN, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi akan melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup untuk mengatasi permasalahan Kali Bekasi belakangan terakhir tercemari limbah cair perusahaan.

“Kita sudah meminta penanganan Kali Bekasi harus dilakakukan secara luar biasa dan juga melibatkan Kementerian LH. Dan tindakannya harus komperehensif dan hati-hati,” kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, di Bekasi, Senin (1/10/2018) kemarin.

Lanjutnya, Tri mengatakan, harus ada upaya untuk mendorong permasalahan Kali Bekasi. Bagaimana perusahaan-perusahaan itu tertib serta mematuhi aturan yang ada.

Menurutnya, Pemkot Bekasi telah mengalami kerugian, akibatnya air Kali Bekasi menjadi keruh maupun air baku PDAM minim.

“Kemudian proses pemulihan air Kali Bekasi mahal serta masyarakat tidak dapat mengkomsumsi air bersih,” jelasnya.

Sementara itu, warga di Perumahan Permata Hijau Permai, Kelurahan Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, mengeluhkan air pam yang mengalami keruh dan berbau. Air keruh tersebut bersumber dari PDAM setempat.

Baca Juga :  Matthew Gilbert Wibowo Harumkan Nama Indonesia, Sabet 1st Runner Up di Ajang The 6th Mister Supranational

“Airnya hitam pekat, bau banget. Kalau begini, bagaimana saya mau mandi, wudhu, cuci baju,” kata Ayu Afifah.

Ia pun mengeluhkan, kondisi air yang keruh kerap sekali terjadi. Air bersih yang bersumber dari PDAM setempat berubah warna hitam. Ia juga mengkhawatirkan jika air PDAM tersebut sudah terkontaminasi limbah industri seperti belakangan terakhir diberitakan di media onlinedan sosial.

“Saya takut menggunakan air itu. Takut ada dampak negatifnya,” ujarnya.

Namun demikian, harapan Ayu agar pihak terkait dapat tanggap dalam mengatasi keruhnya air pam ini. “Air inikan kebutuhan pokok, kebutuhan utama,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepala Pelaksana BPBD Tinjau Banjir di Teluk Pucung

Seperti dikatahui, beberapa waktu yang lalu, air di Kali Bekasi juga berbuih dan berbau tidak sedap. Limbah berbusa hampir sepekan ini mengaliri sepanjang Kali Bekasi. Namun sejauh ini belum ada perusahaan di wilayah Kota Bekasi yang terindikasi buang limbah di Kali Bekasi. Dugaan sementara, limbah cair itu berasal dari sejumlah perusahaan di Cilengsi, Bogor. (ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:36 WIB

Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Berita Terbaru