Sungai Cilamaya Kembali Berlimbah, Sekda : Ini Kejahatan Lingkungan

- Redaksi

Jumat, 4 September 2020 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RJN, Karawang – Sungai Cilamaya belakangan ini kembali menghitam dan berbau busuk. Jika tidak segera diambil tindakan, maka akan berdampak serius terhadap ketahanan pangan dari para petani yang mengandalkan aliran sungai itu untuk mengaliri air ke lahan pertaniannya. Demikian dikatakan Sekda Karawang, H. Acep Jamhuri saat meninjau Bendung Barugbug Desa Barugbug Kecamatan Jatisari Karawang, Kamis (3/9/2020) siang.

Baca Juga :  Bupati Jenguk Warga Korban Kebakaran di Kecamatan Pedes

Sekda menegaskan, dengan kembali terjadinya aliran sungai Cilamaya di Bendung Barugbug merupakan suatu kejahatan lingkungan yang harus segera diselesaikan secara jalur hukum.

“Ini kejahatan lingkungan, harus dilanjutkan dan harus di cari pabrik-pabriknya kemudian di laporkan lalu diselesaikan secara hukum,” tegas Sekda.

Sekda akan mengambil langkah-langkah dari Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang bersama Fordas Cilamaya Berbunga yang akan dibantu dan difasilitasi untuk mencari pabrik-pabrik atau industri yang tidak patuh kepada kewajiban pabrik dalam masalahan pengolaan limbah.

Baca Juga :  Genkot PAD, Bapenda Kabupaten Bekasi Terus Berinovasi

“Ini sangat merugikan masyarakat dan para petani di Karawang khususnya yang menggunakan air dari aliran sungai ini. Akibatnya, kualitas padi menjadi kurang bagus karena dampak dari saluran air di aliran sungai Cilamaya yang tercemar limbah industri ini,” tandasnya.

(ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan
Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs
Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII
Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf
Pemkab Bekasi dan DPRD Sepakati Dua Raperda Strategis Jadi Perda
Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:32 WIB

Bapemperda DPRD Kabupaten Bekasi Prioritaskan Pembahasan Raperda Desa dan Kepariwisataan

Senin, 22 Juni 2026 - 08:16 WIB

Seskab Teddy Dorong Inovasi ASN Lewat Kompetisi Gagasan Setkab Gengs

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:10 WIB

Wali Kota Bekasi Tekankan Pembangunan SDM di Temu Karya Karang Taruna VII

Jumat, 19 Juni 2026 - 06:35 WIB

Wali Kota Bekasi Pangkas Iring-Iringan Kendaraan Dinas, Kini Cukup Satu Mobil Bersama Staf

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:26 WIB

Pemkab Bekasi dan DPRD Sepakati Dua Raperda Strategis Jadi Perda

Berita Terbaru