Sekarang Mengurus Sertifikasi Usaha Menengah ke Bawah tidak Sulit Lagi

- Redaksi

Kamis, 20 Juli 2017 - 21:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Kementerian Pertanian dan Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi melaksanakan kerja sama dalam rangka peningkatan jaminan keamanan dan kualitas produk unggas di Kantor Pemerintah Kota Bekasi yang terletak di Jalan Jendral Ahmad Yani No. 1, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Dalam acara tersebut, dilakukan sosialiasi dalam memilih daging unggas yang aman, sehat, utuh, dan halal. Dan dianjurkan bagi pemilik usaha agar memiliki NKV (Nomor Kontrol Veteriner).

“Yang harus ditempuh untuk mendapat NKV adalah proses sertifikasi, pelaku usaha mengajukan ke Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat. Pengajuannya melewati dokumentasi dari Kota Bekasi sama persyaratan izin usaha, dan sebagainua. Selain itu, nanti tim auditor dari proyek Jabar akan turun ke lapangan, akan melakukan audit. Di sana tuh auditnya paling satu hari, kemudian setelah lulus segala macam akan diterbitkan yang namanya NKP tadi. Gratis, cepat, dan jelas tanpa biaya apapun,” jelas Arif Wicaksono M.Si yang bertindak sebagai Kasubdit Direktorat Higien Sanitasi dan Penerapan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Kendala sosialisasi bagi para pelaku usaha, yaitu kalau izin dikenakan biaya. Padahal tidak ada biaya sama sekali. Mereka terutama yang kelas menengah ke bawah kadang-kadang enggan, dan takut kalau ada biayanya. Padahal sama sekali tidak ada biaya.

Baca Juga :  Terkait Insiden di Wanayasa, Ini Kata Kepala UPTD ESDM Wilayah VIII Provinsi Jawa Barat

“Sertifikasi sesuai undang-undang awalnya untuk semua masyarakat. Namun, yang memenuhi persyaratan baru kelas-kelas menegah ke atas. Jadi, kita revisi undang-undang untuk kalangan menengah ke bawah, agar tak bisa dipersulit. Jangan sampai yang menegah ke bawah ini tidak mendapatkan NKV,” ungkapnya.

Menurut Arif, dengan adanya sertifikasi dan NKV, keuntungannya ada jaminan keamanan dari pemerintah. Karena itu dibutuhkan kesadaran dari pelaku usahanya untuk datang,

Baca Juga :  Plt. Walikota Kukuhkan UMKM Madani

“Target yang akan disertifikasi sekita 200-300 dari 34 provinsi. Yang paling dominan di Jawa,” lanjutnya. “Tak ada expired dalam NKV ini, tergantung hasil penilaiannya. Misalnya unit usaha pakai level 1, setahun sekali tim auditor menyorot survelen, tapi dilihat apakah diketemukannya berbahaya atau tidak. Yang level 2 setiap 6 bulan sekali survey. Nanti kalau ada masalah otomatis diaudit lagi. Level 3 setiap 4 bulan sekali surveynya,” jelasnya.

“Tahun ini sudah selesai revisi. Agar kalangan menengah ke bawah bisa mengajukan cepat tanpa persyaratan yang ribet,” tutupnya. (RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul
Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter
Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa
Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu
Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Keren! Warga Tambun Sulap Minyak Jelantah Jadi Dana Posyandu dan Kegiatan Sosial
JTT Siagakan Layanan Operasional Trans Jawa Antisipasi Lonjakan Arus Libur Iduladha 2026
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:16 WIB

Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi, Polisi Temukan Luka Benda Tajam dan Tumpul

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:56 WIB

Geger di Bekasi! Pipa Gas Diduga Kena Beko, Air Menyembur Setinggi 4 Meter

Jumat, 29 Mei 2026 - 17:36 WIB

Tak Lagi Coblos Kertas? Bekasi Siapkan Pilkades Digital di 154 Desa

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:25 WIB

Tak Salat di Masjid Besar, Plt Bupati Bekasi Pilih Musala Kampung di Perbatasan Setu

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:59 WIB

Sapi Kurban Presiden 1,2 Ton Tiba di Jatiasih, Warga Sambut Haru

Berita Terbaru