RSUD Kota Bekasi Mengklarifikasikan Polemik Penolakan Pasien

- Redaksi

Rabu, 14 Juni 2017 - 14:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi mengklarifikasi polemik salah seorang pasien yang dikabarkan mendapat penolakan tujuh Rumah Sakit untuk persalinan bernama Reny Wahyuni yang memakai jaminan BPJS yang terjadi pada Jumat, (9/6/2017) silam yang akhirnya terpaksa menyebrang ke RS Koja, Jakarta Utara untuk ditangani permasalahannya.

Kepala Dinas Kesehatan, Tanti Rohilawati menjelaskan secara rinci alasan terhambatnya pasien Reny Wahyuni saat akan mencari kamar rawat di RSUD Kota Bekasi, pada Selasa, (13/6/2017) di Press Room Kantor Pemerintah Kota Bekasi.

“Pasien yang dikabarkan ditolak oleh pihak RSUD sama sekali tidak benar, fakta yang ada ruangan MICU dan ICU yang dibutuhkan oleh pasien memang sedang penuh di tujuh Rumah Sakit tersebut, bahkan waiting list-nya juga masih mengantri,” jelas Tanti Rohilawati.

Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pelayanan RSUD Bekasi, Dr. Sudirman mengemukakan bahwa pihaknya mengakui bahwa masih ada permasalahan terkait koordinasi lapangan antara manajemen dan pelaksana lapangan. 

“Memang ini masih menjadi permasalahan di RSUD, namun Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi sudah memberikan edaran bahwa tidak dibenarkan jika pihak RSUD Kota Bekasi mengeluarkan pernyataan bahwa kamar rawat penuh,”

“RSUD Kota Bekasi sendiri sudah diinstruksikan agar menerima pasien, walaupun calon pasien hanya membawa fotokopi KTP domisili Kota Bekasi,” kata Dr. Sudirman.

Wakil Direktur Umum RSUD, Tri Ekasetianingsih mengungkapkan, “Dinas Kesehatan juga menyoroti kinerja sistem rujukan Rumah Sakit yang masih kurang baik, Dinkes menghimbau agar sistem rujukan Rumah Sakit dioptimalkan dan tidak diperbolehkan keluarga yang mencari Rumh Sakit rujuka,harus rumah sakit yang mencari rujukan untuk pasien,” katanya. (RJN)

Baca Juga :  Debat Pilwalkot Bekasi: Pepen Bantah Sungai Bekasi Tercemar Limbah Industri
Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PB Porprov XV Jabar Imbau Panitia Koordinasi soal Desain Publikasi
Wakil Wali Kota Bekasi Dukung Pengembangan Atlet Paramotor di Porprov XV Jabar
Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, Komisi I DPRD Pertanyakan Pengawasan
Bupati Bekasi Ajak NU Perkuat Toleransi dan Kualitas SDM di Tengah Pesatnya Pertumbuhan Daerah
Tim dari 7 Desa Ramaikan Gelaran UMKM Cibitung, Camat Dorong Event Pemuda Rutin
Sampah Kali Jambe Capai 1.200 Meter Kubik, Pemkab Bekasi Siapkan 60 Truk Pengangkut
Diduga Berpotensi Cemari Udara, Usaha Pembuatan Arang di Sumur Batu Disegel
Fadly Bawa Inovasi Pengentasan Kemiskinan, Kabupaten Bekasi Bidik Gelar ASN Berprestasi Jabar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:14 WIB

PB Porprov XV Jabar Imbau Panitia Koordinasi soal Desain Publikasi

Selasa, 3 November 2026 - 17:09 WIB

Wakil Wali Kota Bekasi Dukung Pengembangan Atlet Paramotor di Porprov XV Jabar

Selasa, 3 November 2026 - 17:00 WIB

Pajak Air Cuma Rp187 Juta Setahun, Komisi I DPRD Pertanyakan Pengawasan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Tim dari 7 Desa Ramaikan Gelaran UMKM Cibitung, Camat Dorong Event Pemuda Rutin

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Sampah Kali Jambe Capai 1.200 Meter Kubik, Pemkab Bekasi Siapkan 60 Truk Pengangkut

Berita Terbaru