Bekasi – Risiko kebakaran di wilayah permukiman padat, khususnya Kecamatan Pondokgede, Kota Bekasi, menjadi perhatian serius DPRD Kota Bekasi. Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Ahmad Murodi, mendorong agar kantor sub sektor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) di Pondokgede segera dioperasikan.
Menurut Murodi, tingkat kepadatan penduduk di Pondokgede yang terus meningkat menyebabkan tingginya potensi kebakaran, terutama akibat korsleting listrik dan penggunaan api terbuka secara tidak aman.
“Wilayah Pondokgede sudah padat, ini merupakan salah satu kebutuhan mendasar bagi masyarakat,” ujarnya kepada media, Senin (19/5/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bangunan Sudah Selesai, Tinggal Menunggu Pengoperasian
Murodi menjelaskan bahwa pembangunan kantor sub sektor Damkar di Pondokgede telah rampung dikerjakan oleh Pemerintah Kota Bekasi. Namun, hingga saat ini kantor tersebut belum difungsikan.
“Saat ini tinggal menunggu proses pengoperasiannya agar bisa segera melayani masyarakat secara maksimal,” tambahnya.
Kendaraan Damkar Roda Tiga untuk Akses Gang Sempit
Politisi tersebut juga menyoroti perlunya sarana pemadam kebakaran yang sesuai dengan karakteristik wilayah padat, seperti kendaraan roda tiga. Hal ini dinilai krusial untuk menjangkau gang-gang kecil yang tidak bisa dilalui mobil damkar berukuran besar.
“Seperti di Jakarta, sudah ada pemadam roda tiga. Bekasi harus punya juga karena banyak gang sempit yang tidak bisa digapai oleh kendaraan besar,” tegas Murodi.
Tambahan Personel dan Edukasi Masyarakat
Selain infrastruktur, Murodi juga meminta pemerintah daerah menambah jumlah personel damkar serta memberikan pelatihan penanggulangan kebakaran dini bagi masyarakat.
Langkah ini dinilai penting mengingat banyaknya kasus kebakaran di wilayah padat penduduk akibat korsleting listrik dan kelalaian penggunaan gas elpiji.
Data Kasus Kebakaran 2024: Lebih dari 150 Insiden
Data dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi mencatat lebih dari 150 kasus kebakaran sepanjang tahun 2024, dengan mayoritas insiden terjadi di kawasan permukiman padat.
Dengan segera dioperasikannya kantor sub sektor Damkar di Pondokgede, Ahmad Murodi berharap waktu respons pemadaman bisa lebih cepat dan risiko korban serta kerugian dapat diminimalkan. (adv)









