Ratusan Warga Muktiwari Geruduk BPD

- Redaksi

Minggu, 1 Juli 2018 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Ratusan Warga Muktiwari Kota Bekasi geruduk Panitia Pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang saat ini digelar. Karena merasa pihak panitia kurang transparan dalam pemilihan Calon BPD yang dilaksanakan, warga berbondong-bondong untuk menanyakan alasannya.

Salah satu warga, Mahmud mengatakan, Desa Muktiwari telah melakukan pemilihan BPD untuk mengisi 9 kursi BPD. Tapi pihaknya sebagai warga, merasakan tahapan dalam pemilihan kurang begitu transparan bahkan terindikasi kesepakatan antara para tokoh dan para BPD tidak dijalankan.

“Kami dulu para tokoh sudah melakukan kesepakatan dengan Panitia BPD. Karena hasil kesepakatan bersama tokoh masyarakat tidak dipakai, kami meminta calon pemilih dari tokoh profesi yang jelas. Siapa-siapa saja calonnya, jangan dipampang di papan pengumuman tidak seperti ini, tertutup,” tutur Mahmud, Minggu (01/07/2018).

Masih kata mahmud, intinya dirinya meminta pihak panitia transparan dalam pemilihan siapa saja pesertanya untuk di tempel dan diumumkan kepada warga.

“Jika tokoh pemuda itu siapa, tokoh agama siapa, tokoh profesi itu siapa biar jelas dan terbuka,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pemilihan BPD, Mawardi menjelaskan, dengan adanya gejolak masyarakat tentang pemilihan Pemilihan BPD Desa Muktiwari pihaknya bersama para panitia dan tokoh masyarakat Desa Muktiwari, pihak Kecamatan Cibitung dengan disaksikan pihak Babinkamtibmas dan Babinsa melakukan langkah untuk mengundur pemilihan BPD pada tanggal 7 Juli 2018 mendatang dan menambah peserta Pemilih Pengisian Keanggotaan Badan Permusyawaratan Desa Muktiwari dengan jumlah 10 (sepuluh) orang pemilih per Rukun Tetangga (RT).

Baca Juga :  Jembatan Muaragembong Masih Dalam Tahap Penyelidikan

“Kita tambah pemilihnya nanti yang milih RT ama RW siapa-siapa yang akan memilih, Pan RT ama RW yang tau siapa tokoh di wilayahnya,” katanya.

“Dari tiga dusun yang ada, ada 23 calon BPD nanti akan diambil perduanya, yaitu 3, dengan total pemilih 14 RT dari 5 RW yang ada,” sambungnya.

Baca Juga :  Mahasiswa PMII Geruduk Dishub, Temukan Fakta Baru Soal Halte Sultan

Soal 3 RW dan 14 RT di perumahan Bumi Sakinah 4 tidak diikut sertakan untuk mengikuti pemilihan, dirinya menjawab para RT dan RW di perumahan tersebut secara administrasi belum mendapatkan SK dari Kepala Desa. Sehingga, tidak ikut menjadi peserta pemilihan BPD.

Hal itu membuat tanggapan warga Perumahan Bumi Sakinah, Anen Parwoto, sangat menyayangkan bahwa 3 RW 14 RT di Perumahan Bumi Sakinah tidak bisa memilih konteks BPD Muktwari.

“Ini menandakan bahwa warga bumi Sakinah 4 belum mempunyai kejelasan administrasi dan tidak diakui Desa Muktiwari, apalagi sebentar lagi akan digelar Pilkades,” pungkas Anen.(Too/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan
Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata
Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran
Dokter Gigi Bekasi Kurang
Wawali Bekasi Dukung Pelatihan Vokasi Nasional, Targetkan Tekan Pengangguran
Musrenbang RKPD 2027 Bekasi Fokus Pembangunan Merata
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

TPS Ilegal di Tambun Utara Ditutup, Plt Bupati Bekasi: Dampaknya Sudah Ganggu Kesehatan

Senin, 13 April 2026 - 16:37 WIB

Tirta Bhagasasi Evaluasi Kerja Sama Air Curah demi Layanan Lebih Optimal

Minggu, 12 April 2026 - 10:40 WIB

PHD Bekasi Dorong Pelayanan Jemaah Haji Mandiri Lebih Optimal dan Merata

Minggu, 12 April 2026 - 10:03 WIB

Bekasi Luncurkan Sekolah Peduli Pendengaran

Sabtu, 11 April 2026 - 09:57 WIB

Dokter Gigi Bekasi Kurang

Berita Terbaru

Rapat koordinasi rencana pembangunan PSEL di TPA Burangkeng yang diikuti jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara secara daring di Command Center Diskominfosantik, Selasa (14/4/2026).

Pemerintahan

PSEL TPA Burangkeng Bekasi Siap Dilelang, Target Operasi 2028

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:21 WIB

Anda Kurang Beruntung !