Pengguna Jalan Diimbau Agar Berhati-Hati, Ada Pekerjaan Erection Steel Box Girder Di Km 155+600 Akses Keluar Gerbang Tol Cileunyi

- Redaksi

Rabu, 28 April 2021 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rakyatjabarnews.com, Bandung – Sehubungan dengan pembangunan Simpang Susun Cileunyi sebagai akses integrasi antara Jalan Tol Padaleunyi dengan Jalan Tol Cisumdawu, akan dilanjutkan pekerjaan erection Steel Box Girder (SBG)/jembatan dengan komponen boks baja, di akses keluar Gerbang Tol (GT) Cileunyi Km 155+600, yang tersisa sebanyak 2 SBG lagi dari total 4 SBG dengan panjang bentang 60 m.

Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) selaku pengelola Ruas Jalan Tol Padaleunyi bersama dengan Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu dan PT CRBC sebagai Kontraktor pekerjaan tersebut, pihak Kepolisian, Dinas Perhubungan dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional DKI Jakarta dan Jawa Barat berkoordinasi untuk mitigasi risiko selama pekerjaan dan menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi pekerjaan.

Baca Juga :  Wakil Bupati Majalengka Ajak Masyarakat Kembali Giatkan Magrib Mengaji

Pelaksanaan pekerjaan erection SBG kembali dilakukan di hari Kamis (29/04) pada periode window time (pukul 00.00- 04.00 WIB). Selama pekerjaan erection SBG berlangsung akan dilakukan rekayasa lalu lintas bagi pengguna jalan yang akan masuk maupun keluar GT Cileunyi secara situasional sekitar 15 s.d. 20 menit.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini disampaikan oleh General Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Thomas Dwiatmanto bahwa, “Guna memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jalan, pekerjaan erection SBG ini akan dilakukan pada malam hari mulai pukul 00.00 WIB, di samping itu Jasa Marga dan pihak Kepolisian juga telah menyiapkan rekayasa lalulintas di akses masuk dan keluar GT Cileunyi selama pekerjaan berlangsung,” ujar Thomas.

Baca Juga :  Grand Metropolitan Jadi Tempat Serbuan Warga? Ada Apa?

Thomas juga menjelaskan rekayasa lalulintas yang akan dilakukan di GT Cileunyi, “Rekayasa lalulintas yang akan kami lakukan yaitu bagi kendaraan gol 1 non bus yang dari arah Jakarta menuju Cileunyi disarankan agar keluar melalui GT Moh. Toha atau GT Buah Batu, sementara untuk kendaraan non gol 1 dan bus diimbau tetap melalui GT Cileunyi,” tambahnya.

Jasamarga Metropolitan Tollroad juga berkoordinasi dengan Kepolisian wilayah untuk kelancaran pekerjaan tersebut, mulai Jalan Nasional Cileunyi sampai dengan Rancaekek akan dilakukan penutupan sementara diantara _window time_ pukul 00.00 – 04.00 WIB.

Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama Satker Pelaksanaan Jalan Bebas Hambatan Cisumdawu dan kontraktor PT CRBC telah menyiapkan rambu-rambu pengamanan pekerjaan sesuai standar, memasang rambu pengalihan lalulintas, memasang lampu selang, menyiagakan petugas pengaturan lalulintas serta memastikan petugas tetap menjaga protokol kesehatan di lokasi pekerjaan.

Baca Juga :  Perpanjang Perjanjian, Perumda Tirta Bhagsasi dan Kejari Kabupaten Bekasi Tandatangani Kerjasama Bidang Keperdataan

Jasa Marga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mengatur waktu perjalanannya, mengecek kondisi lalulintas perjalanan melalui aplikasi Travoy 3.0 atau map digital lainnya jika diperlukan, serta memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas.

Lakukan pembaharuan informasi lalulintas di jalan tol dengan mengakses kanal informasi resmi milik Jasa Marga, di Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor telepon 14080.

(red)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong
Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB
Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung
Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar
Terdakwa Korupsi Sarjan Dituntut 2 Tahun 3 Bulan Penjara
Revisi DPT BPD Muktiwari Disepakati, Ditarget Rampung 30 April
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:36 WIB

500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:23 WIB

Masjid Baitul Makmur Cibitung Gelar Kurban 15 Hewan, Warga RW 016 Gotong Royong

Senin, 25 Mei 2026 - 10:20 WIB

Bapenda Kabupaten Bekasi Tegaskan Nilai Rp1 Juta per Meter Bukan Ketentuan Wajib dalam Perhitungan BPHTB

Selasa, 12 Mei 2026 - 07:09 WIB

Wawali Kota Bekasi Hadiri Pengukuhan Kepala BI Jawa Barat di Bandung

Senin, 4 Mei 2026 - 16:18 WIB

Eks Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Berita Terbaru