Pengamanan Arus Mudik, Polres Metro Bekasi Gelar Apel Gabungan

- Redaksi

Rabu, 6 Juni 2018 - 12:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Dalam rangka pengamanan arus mudik 2018, Polres Metro Bekasi menggelar apel gabungan yang dilaksanakan di lapangan Sat Lantas Polres Metro Bekasi, Jalan KH Dewantara Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Rabu (06/06) pagi.

Jumlah personel sekitar 2 ribuan yang terdiri dari Polri, TNI, Dishub Kab. Bekasi, Sat Pol PP, Pramuka, Disdamkar Kab. Bekasi, Pokdar, dan Lsm. “Khusus dari Polres Metro Bekasi dan Polsek-polsek dikerahkan sebanyak 720 personel,” ucap Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Candra Sukma Kumara usai gelar apel pengamanan Ops Ketupat Jaya 2018.

Baca Juga :  Polres Bekasi Kota Berhasil Ringkus Pencurian Sepeda Motor

Dijelaskan Kapolres, titik pantauan yang menjadi perhatian adalah jalur pantura dan jalur tol. Hal tersebut dikarenakan mudik di tahun ini menurutnya agak spesial. “Karena jangka hari libur yang cukup panjang dan diukur dari itensitas masyarakat yang akan mudik. Sehingga saya katakan spesial itu baik dari segi frekwensi arus mudik dan ditambah pada rute-rute tertentu atau ruas jalan tertentu masih ada pekerjaan-pekerjaan infrastruktur yang masih belum terselesaikan. Inilah yang saya katakan perlu perhatian khusus,” papar Kombes Pol Candra.

Selain itu, menurutnya, Jajaran Polres Metro Bekasi bersinergi dengan TNI untuk konsentrasi dan fokus pada pengamanan arus mudik dan pemantauan harga pangan serta terorisme.

Ia menyebutkan, pos yang didirikan untuk persiapan arus mudik sebanyak 15 pos, yakni 10 pos pengamanan dan 5 pos pelayanan.

Baca Juga :  Polres Metropolitan Bekasi Berhasil Mengungkap Pembunuhan Berencana Iki

Bagi masyarakat yang akan mudik, kami sarankan apabila meninggalkan rumah diharuskan mengunci setiap pintu dan melaporkan kepada RT setempat. Selain itu, harus mengecek kelengkapan surat-surat kendaraan dan kondisinya sebelum melakukan pulang kampung (mudik-red). Dan untuk masyarakat yang menggunakan motor, diharapkan tidak berboncengan lebih dari 2 orang bagi yang sudah berkeluarga karena untuk menekan angka kecelakaan atau disarankan demi keamanan dan kenyamanan jangan menggunakan kendaraan roda dua untuk pulang kampung,” pungkasnya.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini
Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas
Shin Tae-yong Hadir di Bekasi, DPD RI Bidik Calon Bintang Baru Timnas Indonesia
Rawabinong Dibidik Jadi Ikon Wisata Bekasi, Fasilitas Bakal Ditambah
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung Pasar Gratis Peringatan Hari Santri Nasional
Dari Resolusi Jihad ke Era Digital, Ini Pesan Plt Bupati Bekasi untuk Santri
Tri Adhianto Tekankan Pentingnya Lingkungan Pesantren yang Aman bagi Santri
Plt Bupati Bekasi Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berperan dalam Pembangunan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Banjir Mengintai, Dedi Mulyadi Desak Kali CBL Rampung Tahun Ini

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Asep Surya Atmaja Sentil Kinerja ASN: APBD Jangan Hanya Habis di Atas Kertas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Shin Tae-yong Hadir di Bekasi, DPD RI Bidik Calon Bintang Baru Timnas Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:08 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung Pasar Gratis Peringatan Hari Santri Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dari Resolusi Jihad ke Era Digital, Ini Pesan Plt Bupati Bekasi untuk Santri

Berita Terbaru