Pendekar United Gandeng L-Men sebagai Official Protein Partner

- Redaksi

Jumat, 17 Februari 2023 - 11:50 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Dr. Mury Kuswari, S.Pd., M.Si., Nutritionist, Researcher on Sport Nutrition & Fitness mengatakan, “Asupan protein yang cukup bagi pemain futsal akan membantu mendukung proses pemulihan sel-sel otot, meningkatkan massa otot, dan meningkatkan kecepatan1, yang tentunya akan mengoptimalkan performa para pemain saat bertanding. Selain itu, protein juga penting sebagai bahan pembentuk sel imun tubuh. Ketika menjelang dan selama kompetisi, daya tahan tubuh perlu dijaga agar atlet dapat bertanding dengan maksimal. Untuk mendapatkan manfaat tersebut, atlet olahraga futsal disarankan mengkonsumsi protein sebanyak 1,3-1,8g/kg berat badan dengan 20-25g setiap porsi dan 1,7-3,5g leucine setiap 4-5 waktu makan per hari.”

Baca Juga :  H-10 s.d H-7 Idul Fitri 1443 H, Berikut Pantauan Volume Lalu Lintas Transaksi Dari Semarang dan Surabaya

Leucine, bersama isoleucine dan valine, masuk ke dalam kelompok asam amino rantai bercabang atau BCAA, yang merupakan asam amino esensial dengan fungsinya membantu menjaga performa optimal, mencegah penurunan massa otot, dan dapat ditemukan dalam beberapa sumber protein, termasuk pada produk L-Men.

“Berkaitan dengan fungsinya, protein tidak hanya dibutuhkan oleh olahragawan saja, namun juga semua orang, demi menjaga fungsi organ tubuh bekerja dengan baik. Kurangnya asupan protein, dapat berdampak pada muscle breakdown, metabolisme tubuh yang tidak optimal, hingga menurunkan sistem kekebalan tubuh. Kebutuhan protein dapat disesuaikan dengan aktivitas fisik yang dilakukan, misalnya bagi orang dengan aktivitas normal dapat mengkonsumsi protein 0.8-1 gram/kgBB per hari dan untuk atlet tentu kebutuhan protein akan lebih tinggi,” ungkap Mury.

Mury menambahkan, “Para atlet harus memastikan asupan protein yang dikonsumsi aman dari berbagai kandungan zat yang dilarang oleh Badan Anti-Doping Dunia (WADA-World Anti-Doping Agency)2 karena berpotensi menimbulkan berbagai risiko negatif terhadap kesehatan atlet. Penggunaan zat doping tersebut dapat meningkatkan performa, namun memiliki efek samping yang berbahaya, seperti gagal ginjal, kerusakan hati, hingga serangan stroke. Bahkan, ketika pemakai mulai berhenti menggunakannya, mereka akan mengalami banyak ketidaknyamanan, seperti mudah lelah, gelisah, dan gangguan nafsu makan, tidur, hingga seksualitas3.”

Baca Juga :  Sepi Pengunjung, Kulcim Keluhkan Parkiran Ini

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PEVS 2026 Hadirkan Inovasi Kendaraan Listrik, DFSK Tawarkan Promo hingga Rp85 Juta
Populasi Kendaraan Listrik Tembus 541 Ribu Unit, PEVS 2026 Resmi Dibuka
Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Kemnaker Siapkan Calon Juara Internasional
197 Aduan Masuk ke WhatsApp Kapolda Metro Jaya, Baru 36 Laporan Tuntas
Aksi 28 Oktober di Jakarta, Polda Metro Jaya Kedepankan Pendekatan Humanis
Dari 1.730 Tim, 16 Terbaik Berebut Gelar Juara AXIS Nation Cup 2026
Dari NTT Menuju Dunia, Lanud El Tari Bidik Lahirnya Atlet Panahan Berprestasi

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:11 WIB

PEVS 2026 Hadirkan Inovasi Kendaraan Listrik, DFSK Tawarkan Promo hingga Rp85 Juta

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:12 WIB

Populasi Kendaraan Listrik Tembus 541 Ribu Unit, PEVS 2026 Resmi Dibuka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 22:12 WIB

Bantargebang Tak Lagi Sekadar Gunung Sampah, Jakarta Siapkan Pembangkit Listrik!

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:58 WIB

90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Kemnaker Siapkan Calon Juara Internasional

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:49 WIB

197 Aduan Masuk ke WhatsApp Kapolda Metro Jaya, Baru 36 Laporan Tuntas

Berita Terbaru