Pemkot Bekasi Sabet 3 Penghargaan Sadar Hukum 2018

- Redaksi

Jumat, 26 Oktober 2018 - 10:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Pemerintah Kota Bekasi menerima satu penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM Yosanna H Laoly dan dua penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Kamis diterima Pj Sekretaris Daerah Kota Bekasi Widodo Indrijantoro dan jajaran pada Kamis, (25/10/2018) di Gedung Sate Kantor Gubernur Jawa Barat, Bandung.

Penghargaan pertama dari Menteri Hukum dan HAM diberikan kepada Walikota Bekasi Dr Rahmat Effendi dengan penghargaan Anubhawa Sasana Kelurahan 2018 atas jasa-jasanya membina dan mengembangkan kelurahan-kelurahan di wilayah Kota Bekasi sebagai kelurahan sadar hukum.

Kemudian penghargaan dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kota Bekasi menyabet peringkat Kota ‘Terbaik’ Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Award . Satu lagi penghargaan diberikan kepada Kelurahan Jatiranggon Kecamatan Jatisampurna sebagai Kelurahan Sadar Hukum tahun 2018.

Pj Sekda Kota Bekasi Widodo Indrijantoro mengatakan penghargaan ini sebagai motivasi bagi Pemkot Bekasi untuk terus berupaya mewujudkan wilayah sadar hukum hingga di tingkat kelurahan. Kota Bekasi pun memiliki sebanyak 56 kelurahan dibagi 12 Kecamatan dengan total penduduk sekitar 2.7 juta jiwa.

“Ini upaya kita bersama dan kota Bekasi siap mewujudkan wilayah yang kondusif bersama aparatur dan partisipasi masyarakatnya di lingkungan masing-masing,” ucap Widodo usai menerima penghargaan didampingi Camat Jatisampurna, Lurah Jatiranggon dan Kepala Bagian Hukum Setda Kota Bekasi.

Baca Juga :  Pj Bupati Dani Ramdan Serahkan 172 SK Penyesuaian Masa Jabatan Kepala Desa Menjadi 8 Tahun

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan bahwa Jawa Barat menjadi provinsi yang memiliki jumlah desa/kelurahan penerima penghargaan terbanyak.

“Totalnya ada 2482 desa/kelurahan sadar hukum yang ditetapkan, terdiri dari 2029 desa dan 453 kelurahan,” ujarnya.

Pada 2018, sebanyak 147 desa/kelurahan yang ditetapkan sebagai desa/kelurahan sadar hukum. Menurutnya, ada empat indikator untuk menetapkan sebuah desa/kelurahan sebagai desa/kelurahan sadar hukum.

Keempat indikator itu adalah akses terhadap informasi (20 persen), impelementasi (40 persen), keadilan (20 persen), dimensi demokrasi dan regulasi (20 persen).

Ridwan Kamil berharap dengan banyaknya desa/kelurahan yang ditetapkan sebagai desa/kelurahan sadar hukum, akan berdampak pada kondusivitas di Jawa Barat.

Jika Jawa Barat kondusif, kata Ridwan Kamil, 20 persen persoalan negara ini selesai.

“Populasi kami paling banyak 57 juta orang. Kalau Jabar kondusif, PR republik ini 20 persen beres,” ujarnya.

Dalam sambutannya, ia juga menekankan mengenai desentralisasi.

Ridwan Kamil mengatakan bahwa desentralisasi dapat mempercepat pembangunan di daerah.

“Kualitas kami adalah akumulasi kualitas level desa, kecamatan, dan kabupaten,” ujarnya.

Setelah memberikan penghargaan pada perwakilan desa dan kelurahan, Yasonna Laoly menandatangani prasasti Pencanangan Desa/Kelurahan Sadar Hukum. (ziz/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang
Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading
H. Marjaya dan Ombi Bongkar Masalah PSU, Pengembang Diminta Jangan Lepas Tanggung Jawab!
Cipta Karya Kerap Mangkir RDP, Komisi III Soroti 390 Pengembang Belum Serahkan PSU
Komisi III DPRD Bongkar Persoalan Izin Industri, Proyek Makam Ikut Disorot!
Cegah Peretasan dan Kebocoran Data, Pemkot Bekasi Perkuat Keamanan Digital ASN
Disbudpora Bekasi Pastikan Venue Porprov XV Jabar Siap Digunakan
Bidik 128 Emas, Kabupaten Bekasi Tantang Peta Kekuatan Porprov Jabar 2026

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 22:31 WIB

1.500 ASN Serbu Pasar Baru, Tri Adhianto Genjot Ekonomi Pedagang

Jumat, 6 November 2026 - 20:01 WIB

Gruduk DLH Kabupaten Bekasi, INKASTRA Desak Audit Perizinan Summarecon Crown Gading

Jumat, 6 November 2026 - 19:49 WIB

H. Marjaya dan Ombi Bongkar Masalah PSU, Pengembang Diminta Jangan Lepas Tanggung Jawab!

Jumat, 6 November 2026 - 18:21 WIB

Cipta Karya Kerap Mangkir RDP, Komisi III Soroti 390 Pengembang Belum Serahkan PSU

Kamis, 5 November 2026 - 19:40 WIB

Komisi III DPRD Bongkar Persoalan Izin Industri, Proyek Makam Ikut Disorot!

Berita Terbaru