Pemkab Kuningan Bakal Rampingkan OPD, Ini Alasannya

- Redaksi

Rabu, 22 Mei 2019 - 22:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

ekda Kuningan, Dian Rachmat Yanuar

i

ekda Kuningan, Dian Rachmat Yanuar

RJN, Kuningan – Sekda Kuningan, Dian Rachmat Yanuar menyebut, bahwa perampingan OPD saat ini masih dalam kajian bersama tim ahli. Kajian yang dilakukan membutuhkan waktu sekitar tiga bulan kedepan, sehingga menghasilkan keputusan yang komprehensif.

“Masih dikaji, kajian kemarin dari Organisasi dan Pa Asda III masih dikaji lah. Intinya kajian ini masih berproses, tapi kita belum rapat secara intensif,” kata Sekda Kuningan, Dian Rachmat Yanuar saat dimintai keterangan persnya, Rabu (22/5/2019).

Namun gambaran sementara lanjutnya, hasil konsultasi Bagian Organisasi dengan tim ahli sudah diajukan hasil rancangannya. Tapi yang jelas, semua masih tahap kajian.

“Sebab begini, dari berbagai hal kita harus bisa disikapi secara hati-hati. Kalau misalnya efisiensi, tapi ketika mengurangi kualitas layanan juga menjadi pertimbangan khusus,” tandasnya.

Dirinya berharap, agar OPD nantinya dapat selaras dengan keinginan pimpinan yakni ramping struktur kaya fungsi. “Insya Allah sesuai petunjuk pimpinan seperti itu, kita akan proses, kita akan kaji, yang mana saja kita akan kaji, ketika ramping struktur kaya fungsi ini tidak mengurangi kualitas pelayanan,” ungkapnya.

Apakah perampingan OPD ini akan dilakukan bersamaan dengan mutasi pejabat, Ia menilai, bahwa akan diprioritaskan untuk perampingan OPD terlebih dulu. “Ya jelas punya pengaruh, masa misalnya sekarang kita lakukan rotasi atau mutasi mengisi kekosongan lalu besoknya lembaga itu di merger, kan gak mungkin. Kalau misalnya pimpinan keinginan perampingan OPD dulu, imbasnya ya terhadap rotasi atau mutasi jabatan mungkin menyusul,” terangnya.

Baca Juga :  Oknum Anggota LSM di Majalengka Terancam 5 Tahun Penjara

Dia menegaskan, bahwa kajian perampingan OPD ini tengah dilakuan secara serius bersama tim ahli. “Yang pasti pimpinan tidak asal bicara, ini hasil konsultasi dengan tim ahli IPDN dan Unpad. Bagaimana nanti kita menciptakan ramping struktur kaya fungsi, tapi ini juga akan tidak berdampak terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tandasnya.

Baca Juga :  Jabatan Lima Kepala OPD di Pemkab Subang Kosong!

Dia menyebut, kajian perampingan OPD ini membutuhkan sekitar tiga bulan ke depan. “Ya mudah-mudahan tiga bulan rampung ya, makanya kajian serius tetap berjalan. Karena pada akhirnya, hasil kajian ini akan diserahkan kepada pimpinan,” jelasnya.

Dia menilai, kemungkinan untuk dilakukan rotasi atau mutasi jabatan terlebih dahulu ketimbang perampingan OPD, prosentasinya cukup kecil. “Kita juga kemarin sudah ajukan ke Bapemperda DPRD Kuningan, mudah-mudahan ini tidak terlalu lama,” pungkasnya.

(dri/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan
DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya
Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog
Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:42 WIB

Asep Surya Atmaja Tunggu Proses Jadi Bupati Definitif, DPRD Bekasi Siapkan Usulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:44 WIB

DPRD Bekasi Siapkan Paripurna Bupati Definitif, Ade Sukron Ungkap Tahapannya

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:54 WIB

Plt Bupati Bekasi Minta Maaf ke Media, Undang Perwakilan Massa Berdialog

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB