Pemkab Bekasi Tekankan Komitmen Seluruh Lapisan Masyarakat Jalankan PSBB Proporsional

- Redaksi

Sabtu, 13 Juni 2020 - 21:07 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Pemkab Bekasi berharap komitmen dan kedisiplinan seluruh lapisan masyarakat untuk jalankan PSBB Proporsional. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi yang juga sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Uju. Usai mengikuti kegiatan Video Confrence Meeting yang dipimpin Gubernur Jawa Barat pada Jumat, 12/6 di Gd. Diskominfosantik.

“Penerapan protokol kesehatan harus kita lakukan. Ini butuh kerja keras kita semua, harus disiplin,” tegasnya.

Uju menyebutkan, pihaknya akan memastikan prosedur pengamanan sebelum nantinya diberlakukan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di wilayah Kabupaten Bekasi.

“Semua kita evaluasi, kita pastikan aman dahulu. Pusat perbelanjaan, sekolah, fasilitas umum, tempat wisata, hiburan sementara belum (dibuka). Diprioritaskan rumah ibadah dan industri, dan disana juga harus ada tim gugus tugas yang bertanggung jawab. Dan juga mereka siap melakukan protokol kesehatan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ia menuturkan bahwa bagi tempat-tempat yang akan memulai kembali aktifitas dapat mengajukan permohonan izin kepada tim gugus tugas percepatan atau Perangkat Daerah yang membidangi.

Baca Juga :  Pemkab Majalengka Anggarkan 78 Miliar untuk mengaji 1.197 PPPK Guru

Dirinya juga berharap, dengan kedisiplinan dan kekompakan bersama semoga tidak adalagi ditemukan kasus positif Covid-19 baru di Kabupaten Bekasi.

Sementara itu, RK sapaan akrab Ridwan Kamil mengutarakan, hasil evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 di Jabar menjelaskan, bahwa terdapat 10 daerah berada di Zona Kuning.

“10 daerah yang berada di zona kuning adalah Kabupaten Bekasi, Bogor, Garut, Indramayu, Karawang, Sukabumi, dan Kota Bandung, Bekasi, Bogor, dan Depok,” imbuhnya.

Baca Juga :  Ekonomi Indonesia Tinggi, STIT Nusantara Berikan 2 Program Beasiswa

Menurutnya, banyak perubahan status kewaspadaan yang naik, karena angka reproduksi masih di bawah angka 1. RK menyampaikan, ada kecenderungan naik dan harus diwaspadai.

Diketahui dalam rapat virtual tersebut dibahas mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara proposional yang tetap dilanjutkan hingga 26 Juni 2020 untuk daerah di luar kawasan Bodebek (Bogor-Depok-Bekasi). Dan, untuk wilayah Bodebek tetap melanjutkan sampai 2 Juli 2020 seperti yang telah ditetapkan sebelumnya.

(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Shin Tae-yong Hadir di Bekasi, DPD RI Bidik Calon Bintang Baru Timnas Indonesia
Rawabinong Dibidik Jadi Ikon Wisata Bekasi, Fasilitas Bakal Ditambah
PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung Pasar Gratis Peringatan Hari Santri Nasional
Dari Resolusi Jihad ke Era Digital, Ini Pesan Plt Bupati Bekasi untuk Santri
Tri Adhianto Tekankan Pentingnya Lingkungan Pesantren yang Aman bagi Santri
Plt Bupati Bekasi Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berperan dalam Pembangunan
Tri Adhianto Matangkan Manajemen Talenta ASN
PrimeBiz Hotel Cikarang Gelar Aqua Yoga, Ajak Masyarakat Terapkan Gaya Hidup Sehat

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:37 WIB

Shin Tae-yong Hadir di Bekasi, DPD RI Bidik Calon Bintang Baru Timnas Indonesia

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:56 WIB

Rawabinong Dibidik Jadi Ikon Wisata Bekasi, Fasilitas Bakal Ditambah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:08 WIB

PrimeBiz Hotel Cikarang Dukung Pasar Gratis Peringatan Hari Santri Nasional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Dari Resolusi Jihad ke Era Digital, Ini Pesan Plt Bupati Bekasi untuk Santri

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Tri Adhianto Tekankan Pentingnya Lingkungan Pesantren yang Aman bagi Santri

Berita Terbaru