Pemkab Bekasi Perkuat Pemutakhiran DTSEN, Mensos Dorong Data Bansos Akurat

- Redaksi

Rabu, 4 Maret 2026 - 16:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf memberikan keterangan kepada awak media usai kegiatan sosialisasi pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (4/3/2026).

i

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf memberikan keterangan kepada awak media usai kegiatan sosialisasi pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (4/3/2026).

Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Kementerian Sosial RI memperkuat pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Kolaborasi Program Prioritas Presiden sekaligus sosialisasi DTSEN oleh Menteri Sosial RI kepada camat, kepala desa, lurah, operator SIKS-NG, pilar sosial, dan pendamping desa se-Kabupaten Bekasi di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, Kompleks Pemkab Cikarang Pusat, Rabu (4/3/2026).

Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan kesiapan pemerintah daerah dalam mendukung pemutakhiran data melalui penguatan peran operator desa serta penyediaan sarana pendukung.

“Untuk SIKS-NG memang bukan gaji, tetapi tali asih sebesar Rp500 ribu per bulan yang dibayarkan setiap tiga bulan. Ke depan pada triwulan ketiga kami tambahkan dukungan satu desa satu laptop,” kata Asep.

Ia menjelaskan tantangan di Kabupaten Bekasi terletak pada perbedaan jumlah penduduk di setiap desa. Desa dengan populasi besar membutuhkan lebih banyak operator dibandingkan desa dengan jumlah penduduk lebih sedikit.

“Dengan dukungan yang terukur ini, kami berharap operator desa dapat bekerja lebih profesional sehingga data yang dihasilkan benar-benar akurat,” ujarnya.

Baca Juga :  JMSI Aceh Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir Bandang Pidie Jaya

Sementara itu Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf mengatakan pemutakhiran DTSEN merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang mengamanatkan pemerintah pusat dan daerah berkoordinasi dalam pembaruan data yang dikelola Badan Pusat Statistik (BPS).

“Data yang baik akan memandu program-program kita agar tepat sasaran. Tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi secara bertahap meningkatkan sumber daya manusia, khususnya di bidang ekonomi,” kata Saifullah Yusuf.

Ia menambahkan, data yang akurat dan real time tidak hanya memastikan bantuan sosial tepat sasaran, tetapi juga menjadi dasar pemberdayaan masyarakat.

Seluruh usulan data dari desa nantinya akan melalui jalur formal ke Dinas Sosial sebelum diproses lebih lanjut. Penetapan akhir berada di BPS sehingga menghasilkan satu data tunggal yang seragam.

Baca Juga :  Kejari Kabupaten Bekasi Tetapkan 4 Tersangka Korupsi Dana Desa Sumberjaya, Rugikan Negara Rp 2,6 Miliar

Dalam kesempatan itu, Saifullah Yusuf juga mengingatkan para pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) agar bekerja secara profesional dan tidak melakukan penyimpangan.

Menurutnya, pemerintah telah memberikan sanksi tegas terhadap oknum pendamping yang terbukti melanggar.

Melalui sinergi antara Pemkab Bekasi dan Kementerian Sosial RI, penguatan DTSEN diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan sosial yang lebih tepat sasaran serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun
Bapenda Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan, Operasi Digelar hingga Akhir Tahun
Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak
Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen
Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik
Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan
Kemensos Libatkan 1.500 Mahasiswa Unhan Dampingi Siswa Sekolah Rakyat di 182 Titik
BRIN Siapkan Mesin Air 10 Ribu Liter per Hari untuk Sekolah Rakyat

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Pemkab Bekasi Normalisasi Kali CBL 16 Km, Target Rampung Akhir Tahun

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Bapenda Tegaskan Air Tanah Rumah Tangga Tak Otomatis Kena Pajak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:00 WIB

Pajak Kabupaten Bekasi Tembus Rp2,93 Triliun, BPHTB Baru Capai 65,43 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Monev PPID 2026, BPKAD dan Kecamatan Bekasi Utara Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Camat Cibitung Dukung Penyempurnaan Raperda KTR, Hampir 120 Spanduk Rokok Ditertibkan

Berita Terbaru