Pemkab Bekasi Peringati HPN 2019

- Redaksi

Kamis, 2 Mei 2019 - 21:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Bekasi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memperingati Hari Pendidikan Nasional (HPN) 2019 yang jatuh setiap tanggal 2 Mei. Peringatan tersebut diadakan di Plaza Pemda Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (2/5/2019). Sebanyak kurang lebih 150 orang pelajar SMP dan SMA di wilayah Kabupaten Bekasi terlibat dalam Peragaan Seni Tari.

Tidak hanya fokus pada pembangunan infrastuktur pendidikan, Pemkab Bekasi akan mulai menggeser perhatian dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM). Hal tersebut disampaikan Plt. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dalam sambutannya.

“Perhatian pemerintah saat ini mulai bergeser dari pembangunan infrastruksi ke pembangunan Sumber Daya Manusia. Disini kekuatan sektor pendidikan dan kebudayaan menemukan urgensinya. Terkait dengan itulah, tema Hari Pendidikan Nasional Tahun 2019 adalah menguatkan pendidikan, memajukan kebudayaan,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Eka, pandangan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membangun SDM dengan menekankan dua hal, yakni pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja.

Baca Juga :  Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Komunikasi Publik dan Media, Diskominfo Kabupaten Cirebon Berkunjung ke Humas Kota Bekasi

“Pembangunan SDM menekankan dua penguatan. Yaitu, pendidikan karakter dan penyiapan generasi terdidik yang terampil dan cakap dalam memasuki dunia kerja. Dalam pendidikan karakter dimaksudkan untuk membentuk insan berakhlak mulia, sopan santun, tanggung jawab, serta budi pekerti yang luhur,”tuturnya.

Ia menambahkan, masih ada keterbatasan dalam proses pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan di Indonesia. Serta, masih dihadapkan pada kompleksitas masalah guru dan tenaga pendidikan. Pihaknya mengaku, akan mengambil peran yang lebih aktif dalam memanfaatkan dana APBN baik melalui dana alokasi umum. Maupun dana alokasi khusus dengan memperhatikan kualitas pemanfaatan untuk program-program prioritas.

“Kita tidak dapat menutup mata terhadap berbagai keterbatasan yang masih ada dalam proses pembangunan Pendidikan dan Kebudayaan di tanah air. Kita masih dihadapkan pada kompleksitas masalah Guru dan tenaga pendidikan. Kita pun masih menjumpai kasus-kasus yang tidak mencerminkan kemajuan pendidikan,” paparnya.

Baca Juga :  Giat Kerja Bakti Dilakukan Aparatur Bekasi Selatan

Lebih lanjut, Eka menambahkan, dengan hadirnya Revolusi 4.0 telah mempengaruhi cara hidup, bekerja dan belajar. Peserta didik harus mempunyai karakter dan jati diri bangsa di tengah perubahan global yang bergerak cepat. Semakin berkembangnya teknologi, hal tersebut, dapat berpengaruh dengan cara berfikir, berprilaku dan karakter peserta didik. 

“Hadirnya revolusi 4.0 telah mempengaruhi cara kita hidup, bekerja, dan belajar. Perkembangan teknologi yang semakin canggih dapat mempengaruhi cara berfikir, berperilaku dan karakter peserta didik. Peserta didik harus mempunyai karakter dan jati diri bangsa di tengah perubahan global yang bergerak cepat,”paparnya.

Ia juga menyampaikan dalam kesempatan tersebut, sebelum melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, agar dapat saling memaafkan. Agar dapat membersihkan jiwa dari segala dosa, dirinya secara pribadi dan Keluarga juga turut meminta maaf.

“Sebelum kita melaksanakan ibadah puasa Ramadhan tahun ini, marilah kita saling memaafkan untuk membersihkan jiwa kita dari segala dosa, yang terjadi akibat adanya kesalahan dan kehilafan sepanjang kita berinteraksi sebagai sesama hamba Allah. Saya atas nama pribadi dan keluarga mohon maaf lahir bathin,”tutupnya.

Baca Juga :  Puluhan Mahasiswa Geruduk Kantor DLH Kota Bekasi

Dalam acara tersebut, sekaligus penyerahan piala penghargaan Juara Lomba-lomba Tingkat Kabupaten Bekasi, diantaranya, Kategori Pengawas SD Imas Juheriah Kategori Pengawas SMP, H. Juanda, Kategori Kepala SDN, Enan Taryana, SDN Pantai Harapan Jaya 03 Kecamatan Muaragembong, dan Kategori Kepala SMPN Bakoh Basuki SMPN 3 Cibarusah.

Selain itu, Kategori Guru SD Hanifah, SDN Sukaresmi 05 Kecamatan Cikarang Selatan, Kategori Guru SMPN Titi Widaryanti, SMPN 1 Tambun Selatan, Kategori lomba olimpiade Arza Yanu Ibrahim, SDN Karang Asih 01 Kecamatan Cikarang Utara, Kategori OSN Hilman Akbar Wiraatmaja, SMP Islam Al-Azhar 16 Cikarang dan Pengelola PKBM, Zaenal Abidin, PKBM Bina Bakti Kedungwaringin. (Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot
Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun
Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP
DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”
Sekda Kota Bekasi Soroti ASN Makin Kendor Olahraga: Jangan Seperti Ilmu Pahat
Dinsos Kota Bekasi Salurkan Bantuan Permakanan untuk Anak, Lansia dan Penyandang Disabilitas
LBS 2 Membiru-Putih, Nomor 1 Jadi Pilihan Warga Muktiwari

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 10:34 WIB

Adhyaksa Bekasi FC Takluk dari Persikad di Laga Perdana Stadion Patriot

Kamis, 17 September 2026 - 23:47 WIB

Perubahan APBD 2026 Diajukan, Pendapatan Kota Bekasi Diproyeksikan Rp7,045 Triliun

Kamis, 17 September 2026 - 19:19 WIB

Kejagung Geledah Pemkot hingga Bapenda Bekasi, Terkait Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP

Kamis, 17 September 2026 - 11:59 WIB

DPRD Kabupaten Bekasi Fokuskan APBD 2027 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Rabu, 16 September 2026 - 19:01 WIB

Cegah Korupsi dari Hulu, Kepala Bappeda Bekasi: “Harus Kita yang Memulainya”

Berita Terbaru