Paripurna DPRD Kota Bekasi Membahas Agenda Khusus

- Redaksi

Sabtu, 21 Juli 2018 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Sidang paripurna DPRD Kota Bekasi, Kamis (19/7/2018), di Gedung DPRD Kota Bekasi, Jalan Chairil Anwar, membahas beberapa agenda khusus.

Penjabat Walikota Bekasi R Ruddy Gandakusumah hadir dan menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Bekasi 2017.

Ruddy mengatakan laporan keuangan APBD 2017 memperoleh predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK RI. Prestasi ini menjadi kali ketiga Kota Bekasi berturut-turut bisa memperoleh WTP sejak 2015.
Menurutnya, hasil WTP ini bukan hanya prestasi eksekutif tapi juga atas dukungan legislatif Kota Bekasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia pun berharap dukungan seluruh stakeholder di Kota Bekasi akan terus terjalin oleh semua stakeholder akan pentingnya pengelolaan keuangan dan aset daerah yang lebih baik.

“Opini WTP akan bisa dipertahankan di tahun mendatang dan mewujudkan Kota Bekasi yang Maju, Sejahtera dan Ihsan,” kata Ruddy.

Sidang paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Bekasi Heri Koswara juga mengenai hasil pembahasan Pansus 25 tentang Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) akhir masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Bekasi 2013-2018.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Dr. Tri Adhianto Tinjau Penerapan New Normal di Mall Revo dan Grand Metropolitan

Selain itu mengenai hasil bahasan badan anggaran dari rekomendasi LHP BPK RI tentang pajak dan retribusi daerah kota Bekasi 2017. Lalu penugasan Bapperda DPRD serta pembentukan Pansus 26.

Perwakilan Pansus Kurniawan dari Fraksi PKS menyampaikan laporan pembahasan LKPJ dan apresiasi kinerja kepemimpinan kepala daerah periode 2013-2018.

Namun dari hasil pembahasan pansus, ia juga menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kota Bekasi.

Diantaranya perlu ditingkatkannya partisipasi publik dalam perencanaan yang selama ini lewat Musrenbang dan Renja SKPD. Dari segi pendapatan daerah pun perlu dioptimalkan terutama dari sektor pajak dan retribusi daerah.
Lalu dari urusan wajib pelayanan dasar kesehatan dan sistem pendidikan agar terus diperbaiki termasuk pada proses penerimaan siswa yang juga menjadi catatan.

“Peningkatan pelayanan kesehatan dan infrastrukturnya seperti Rumah Sakit Daerah baru sehingga menambah akses di wilayah selatan dan utara dari Kota Bekasi,” ungkap Kurniawan.

Baca Juga :  Hari Amal Bakti Kementrian Agama Ke 72, Walikota Cirebon Ucapkan Terima Kasih

Hal lain mengenai infrastruktur perkotaan yang baik dan memadai didukung fasilitas dan program pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih modern dan ramah lingkungan. Kemudian mengenai program pelayanan pemberdayaan perempuan dan anak berikut ketersediaan anggaran yang memadai.

“Rekomendasi lain mengenai peningkatan pelayanan air minum oleh BUMD dan perlunya saling terbuka informasi mengenai adanya dana alokasi dari pemerintah pusat untuk Kota Bekasi,” ungkap Kurniawan.

Perwakilan dari Badan Anggaran DPRD, Maryadi menyampaikan laporan pembahasan timnya terkait LHP BPK RI sektor pengelolaan pajak dan retribusi daerah Kota Bekasi 2017.
LHP BPK masih mencatat adanya ketidakpatuhan dalam pengelolaan pajak dan retribusi dan potensi penerimaan pajak dari berbagai pihak yang belum dipungut. Lalu catatan dari sektor Pajak Bumi Bangunan perkotaan dan pedesaan dan IMB.

“Ini perlu evaluasi serius agar catatan pengelolaan dari sektor pajak dan retribusi daerah tidak kembali terulang. Ini pentingnya penguatan regulasi dan pencatatannya dan evaluasi berjalan,” kata Maryadi.

Baca Juga :  Wali Kota Bekasi Undang Pelaku Usaha Tempat Hiburan Penjelasan Mengenai New Normal

“Dinas PUPR, DPMPTSP, Bapenda juga perlu menyajikan data kepada Banggar tentang reklame yang belum berizin. Sebaran hal ini penting sebagai sosialisasi pengawasan fungsi DPRD,” tambahnya.

Di akhir rekomennya, ia pun mendorong pemerintah daerah agar wajib pajak hotel dan retribusi atas reklame dan baliho secara rutin melaksanakan kewajibannya.
“Bila perlu beri tindakan tegas kepada pelanggar pajak yang tidak taat,” kata Maryadi.

Agenda DPRD Kota Bekasi dilanjutkan dengan sidang paripurna istimewa tentang penyerahan keputusan DPRD Kota Bekasi mengenai rekomendasi terhadap LKPJ Masa Akhir jabatan Walikota dan Wakil Walikota Bekasi 2013-2018 dan LKPJ Walikota Bekasi TA 2017.

Pj Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah menerima rekomendasi terkait LKPJ yang diserahkan Wakil Ketua DPRD Heri Koswara, H Edi dan Irman Firmansyah.(RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta
Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan
Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen
Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD
Balita 2 Tahun Tewas di Bekasi, Paman Kandung Jadi Terduga Pelaku, Polisi Selidiki Dugaan Gangguan Jiwa
500 Personel Gabungan Amankan Eksekusi Rumah di Medan Satria Bekasi, Situasi Berjalan Kondusif
Terungkap! Pembunuhan WN Korea di Bekasi Dirancang Berbulan-bulan, Mantan Istri Diduga Jadi Dalang

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:41 WIB

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Pramono Sebut Tahun Ini Spesial Jelang 500 Tahun Jakarta

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:50 WIB

Ibis Styles Bekasi Jatibening Punya Nobar Resmi dan Restoran 24 Jam, Internet Kini 300 Mbps

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:19 WIB

Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemkot Bekasi Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:11 WIB

Pemkot Bekasi Tegaskan Aturan PPPK Ikuti Pusat, Soroti Batas Belanja Pegawai 30 Persen

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:41 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Terima Kunjungan DPRD Banjarbaru, Bahas Strategi Tingkatkan PAD

Berita Terbaru