oleh

Menjaring Aspirasi Masyarakat, Muhammad Said Menggelar Reses Selama Tiga Hari

RakyatJabarNews.com, Bekasi – Dalam rangka untuk menjaring asprirasi masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Bekasi Barat dan Medan Satria, anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Muhammad Said menggelar reses selama tiga hari yang diawali pada Sabtu (24/3/2018) di Rumah Makan Raja Sunda, Kecamatan Medan Satria.

Kegiatan reses keenam ini, dihadiri konstituen, tokoh masyarakat, warga Bekasi Barat dan Medan Satria. Suasanapun semakin meriah dengan candaan Muhammad Said. Ia juga dinilai ramah sama warganya.

“Reses ini suatu kewajiban 50 anggota DPRD Kota Bekasi yang dilaksanakan di dapil-nya masing-masing dari tanggal 23 – 25 Maret 2018. Untuk reses keenam ini, saya banyak menerima keluhkan masyarakat khususnya permasalahan kemacetan lalu lintas, banjir dan Kartu Sehat (KS) berbasis NIK,” kata Said kepada SpiritNews.

Melalui pertemuan reses ini, kata Said, ia merasa mendapat banyak masukan dari masyarakat. Said berjanji, pada rapat Badan Anggaran (Banggar) nantinya akan membahas semua keluhan masyarakat tersebut.

“Saya merespon baik aspirasi masyarakat yang sudah saya tampung. Khususnya mengenai kemacetan lalu lintas yang menyebabkan polusi,” jelasnya.

“Sebagai wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat, saya akan mengusulkan aspirasi masyarakat kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi. Selama ini ini, saya melihat kinerja Pemkot Bekasi sudah maksimal. Tinggal bagaimana kesadaran masyarakat dalam berparsitipasi untuk mengurangi polusi tersebut,” kata pria yang akrab disapa Cemong ini.
Pria yang saat ini menjabat sebagai Bendahara DPD PPP Jawa Barat dan Ketua Fraksi PPP DPRD Kota Bekasi ini juga menampung aspirasi masyarakat terkait keluhan KS berbasis NIK.

“Dari keluhan masyarakat yang saya tampung ini, masih ada beberapa kelurahan yang belum mendapatkan KS,” katanya.

“Alasannya mereka sudah diserahkan ke RW. Dalam hal ini, saya tentunya menjembatani dan memberikan pengertian tentang KS. Jika masyarakat mau berobat ke rumas sakit, tanpa KS pun bisa karena sudah berbasis NIK dan KK. Dalam hal ini juga akan jadi pembahasan dalam rapat Banggar DPRD untuk disampaikan kepada Pemkot Bekasi,” jelasnya.

Dalam kegiatan reses tersebut, Said memberikan hiburan dengan adanya doorprize bagi-bagi untuk memotivasi masyarakat dengan membagikan alat-alat rumah tangga dan sembako.

“Pada intinya, dengan adanya dorpize ini, masyarakat di dapil saya merasa senang bahwa wakil rakyat yang mereka pilih itu tidak pernah melupakannya, dan akan terus mengawal aspirasi mereka kepada Pemkot Bekasi sebagai mitra kerja DPRD Kota Bekasi,” ungkapnya.(Red/RJN)

Komentar

News Feed