LTV diprediksi akan Menggenjot Pertumbuhan KPR

- Redaksi

Jumat, 27 Juli 2018 - 23:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Bisnis- Kalangan pelaku usaha di bidang properti meyakini kebijakan Bank Indonesia mengenai aturan relaksasi kebijakan rasio kredit terhadap nilai atau loan to value (LTV) kredit properti bakal mengerek laju pertumbuhan kredit perumahan.

Perusahaan pengembang properti, PT Pollux Properti Indonesia Tbk (POLL) menargetkan, dengan adanya kebijakan LTV yang bakal mulai berlaku pada 1 Agustus 2018 mendatang diprediksi bakal meningkatkan pertumbuhan kredit properti 15 hingga 20 persen pada semester kedua 2018.

“Relaksasi LTV ini kita melihatnya untuk memacu pertumbuhan kredit. Jadi ini memang kalau dibilang cukup signifikan karena itu akan mendorong untuk penjualan properti lebih bergairah lagi,” kata Director Sales Marketing & Promotions Pollux Properties, Maikel Tanuwijaya, saat konferensi pers di Jakarta, Jumat (27/7/2018).

Dijelaskan Maikel, adanya relaksasi LTV hingga nol persen tentunya akan memudahkan masyarakat untuk membeli properti. Terlebih saat ini, masyarakat maupun investor cenderung akan mencari hunian dengan cara membayar yang mudah dan ringan.

“Kami rasa dengan adanya LTV akan bisa membantu menaikkan penjualan properti 15 sampai 20 persen,” imbuh Maikel.

Baca Juga :  Wall’s Gandeng Kartika Sari Luncurkan Es Krim Brownies Edisi Terbatas

Secara terpisah, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, kebijakan LTV untuk mengimbangi dampak dari kenaikan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 50 basisn poin dari sebelumnya 4,75 persen menjadi 5,25 persen.

Sebab, dengan adanya kebijakan tersebut diprediksi bakal mengerek bunga kredit perbankan, tak terkecuali dengan sektor kredit perumahan.

“Kebijakan diharapkan dapat mendukung kinerja sektor properti yang saat ini masih memiliki potensi akselerasi dan dampak pengganda cukup besar terhadap perekonomian nasional,” kata Perry di Gedung Bank Indonesia, Jakarta, Jumat (29/6/2018).

Baca Juga :  Percepat Proses Pengerjaan dan Tingkat Akurasi Tinggi, Bodi dan Cat Mitsubishi Bekasi Hadirkan Alat Heavy Damage

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai, adanya relaksasi kebijakan LTV diprediksi akan menggenjot pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) di atas 14 persen pada semester II 2018. Menurut data BI, hingga April 2018, pertumbuhan kredit KPR mencapai 12,4 persen.

“Prediksinya KPR optimis bisa tumbuh di atas 14 persen secara tahunan di semester II 2018,” kata Bhima.(ziz/RJN)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Vasaka Hotel Jakarta Perkenalkan Wajah Baru Jelang Satu Dekade Perjalanan
Harper Cikarang Hadirkan Promo Liburan Sekolah, Diskon Menginap hingga 30 Persen untuk Keluarga
Hantavirus Mulai Diwaspadai di Bekasi, Dinkes Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit
Diadora Perkuat Tren Sports Lifestyle Lewat Mono Store Pertama di Bekasi
Diadora Buka Mono Store Pertama di Indonesia di Bekasi, Bidik Pasar Greater Jakarta
Tropicana Slim Ajak Masyarakat Kejar Remisi Diabetes Lewat Beat Diabetes 2026
Adira Finance Bagikan Dividen Rp772 Miliar dari Laba 2025
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 00:03 WIB

Vasaka Hotel Jakarta Perkenalkan Wajah Baru Jelang Satu Dekade Perjalanan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:25 WIB

Harper Cikarang Hadirkan Promo Liburan Sekolah, Diskon Menginap hingga 30 Persen untuk Keluarga

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:47 WIB

Hantavirus Mulai Diwaspadai di Bekasi, Dinkes Siagakan Puskesmas dan Rumah Sakit

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:16 WIB

Diadora Perkuat Tren Sports Lifestyle Lewat Mono Store Pertama di Bekasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:13 WIB

Diadora Buka Mono Store Pertama di Indonesia di Bekasi, Bidik Pasar Greater Jakarta

Berita Terbaru