Lippo Cikarang Dukung Program Kerja Kapolda Metro Jaya Dalam Pencegahan Covid-19 di Wilayah Kabupaten Bekasi

  • Whatsapp

RJN, Bekasi – Sebanyak 10 kawasan industri di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, meluncurkan
program Masker Sehati yakni masyarakat bersama sepakat sehat-aman untuk negeri. Program
ini sebagai upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19 dari klaster industri di Kabupaten
Bekasi dan sekaligus kampanye penggunaan masker kepada masyarakat.

“Memasuki adaptasi kebiasaan baru ini, kami menyadari sepenuhnya bahwa penerapan
protokol kesehatan secara ketat dapat mencegah dan menangkal Covid-19, tidak boleh
kendor,” ujar Presiden Direktur Lippo Cikarang Simon Subiyanto di MaxxBox Lippo
Cikarang, Rabu (2/9).

Bacaan Lainnya

Menurut dia, sosialisasi penggunaan masker kini menjadi perhatian serius jajaran Polda
Metro Jaya dan Pemerintah. “Untuk itu, perlu terus didukung dan digalakkan. Begitu pula
kebiasaan hidup bersih, mencuci tangan, menggunakan masker menjaga jarak menghindari
kerumunan yang berlebihan, harus tetap kita laksanakan,” ungkapnya.

Lippo Cikarang dan sembilan kawasan industri lainnya, kata Simon, mengucapkan terima
kasih kepada Kapolda Metro Jaya dan jajarannya yang terjun langsung melakukan sosialisasi
penggunaan masker sebagai wujud komitmen pengawasan dan pencegahan penyebaran
Covid-19 di kawasan industri Kabupaten Bekasi.

“Kiranya, sosialisasi ini semakin memicu kesadaran kami di kawasan industri untuk
menerapkannya. Kami berharap, tidak ada lagi klaster baru yang terjadi di kawasan industri
Kabupaten Bekasi,” pungkasnya.

Adapun kawasan industri tersebut adalah Jabebeka, MM2100, EJIP, Hyundai, Gobel,
Deltamas (GIIC), KITIC, KIIC, Marunda Center, dan Delta Silicon Lippo Cikarang.
Perwakilan kawasan industri menandatangani komitmen bersama untuk mengawasi,
mencegah dan menanggulangi penyebaran Covid-19 di kawasan industri Kabupaten Bekasi,
bersama dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana, Kapolrestro Bekasi Kombes
Pol Hendra Gunawan, serta forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten
Bekasi.

Kapolda berharap dengan peran aktif sektor industri menerapkan standar protokol kesehatan,
akan dapat meminimalisir penyebaran virus Covid-19 ditengah kebijakan AKB yang
dikeluarkan pemerintah

Dia menjelaskan, ketika memasuki era new normal masyarakat lupa atau bahkan abai
menerapkan kembali protokol kesehatan, seperti saat diberlakukan pembatasan sosial
berskala besar (PSBB). “Makanya, Pak (Presiden) Jokowi mengganti new normal menjadi
adaptasi kebiasaan baru. Tetapi ketika masuk era adaptasi kebiasaan baru, mereka
mengembalikan lagi seperti kondisi normal. “Yang tadinya, satu ruangan diisi dua orang
dikembalikan lagi menjadi empat orang. Bahkan, pegawai yang masuk menjadi 100 persen
dan mengabaikan protokol Covid-19,” tuturnya.

Dia juga meminta kepada pengelola kawasan atau manajemen pabrik untuk melakukan
pengawasan terhadap seluruh karyawan, saat pegawai berangkat ke pabrik dan pulang ke
rumah. “Itu harus diketahui kondisi masing-masing pegawai. Kemarin, terlupakan sehingga
terjadi kasus klaster industri,” imbuhnya.

Dengan lonjakan kasus dari klaster industri, jajaran Forkopimda Kabupaten Bekasi
menerapkan strategi jitu, yakni menerapkan pengawasan hingga ke tingkat warga. “Kami
menerapkan konsep „Mang Jaka‟ yakni Masyarakat nyang Jaga Kampung. Jadi, tidak lagi
mengedepankan aparatur pemerintah atau lembaga, badan yang terkait dengan Satgas Covid19 tetapi kita sebar hingga lini terbawah, hingga orang per orang memiliki peran dan
tanggung jawab untuk mencegah Covid-19,” ungkapnya.

Program Mang Jaka menitikberatkan lima sektor area yakni sektor industri, pariwisata, sentra
ekonomi (pasar, mal), sektor moda transportasi dan sektor permukiman. “Semua berharap,
tak ada lagi klaster-klaster baru di kawasan industri Kabupaten Bekasi, apabila protokol
kesehatan dijalankan dengan baik,” pungkasnya.

Diakhir kunjungan, Kapolda bersama rombongan menghadiri launching “Masker Sehati” di
Maxxbox Orange County Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi. Acara tersebut ialah
penyematan ban lengan, rompi dan masker kepada gugus tugas Covid-19 perwakilan masing-masing kawasan industri.

(ziz/rjn)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *