RJN, Cikarang – Lippo Cikarang kembali mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility di bidang pendidikan, yaitu Lippo Cikarang Mengajar. Pada tahun ini kegiatan Lippo Cikarang Mengajar berfokus pada penyuluhan tentang penggunaan plastik. Para Murid diberitahu tentang gambaran bahaya penggunaan plastik dan dampaknya bagi lingkungan, Pada Senin (4/3/2019).
Sekolah yang menjadi lokasi kegiatan Lippo Cikarang Mengajar adalah SDN Cibatu 03, SDS Ekklesia Lippo Cikarang, dan SD Don Bosco Cikarang.
Selanjutnya Lippo Cikarang Mengajar akan menyasar ke beberapa sekolah yang ada di Kabupaten Bekasi. Sehingga murid-murid di Kabupaten Bekasi menjadi tahu dampak negatif dari penggunaan plastik yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami sangat berterima kasih dengan Lippo Cikarang, dengan kegiatan Lippo Cikarang Mengajar. Wawasan murid kami jadi semakin bertambah juga dengan bahaya penggunaan plastik bagi lingkungan,”ujarnya Ibu Murida salah satu guru di SD Don Bosco Cikarang.
Lippo Cikarang Mengajar tahun 2019 tidak hanya memberikan tentang pengenalan profesi namun berfokus juga pada penggunaan plastik di lingkungan sekolah.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk kontribusi dalam pengurangan penggunaan plastik di lingkungan sekolah dan juga turut menjaga lingkungan.
“Tema Lippo Cikarang Mengajar tahun ini adalah pengurangan jumlah penggunaan plastik. Kami menyampaikan tentang kondisi bumi kita saat ini, kemudian kami juga memberikan gambaran kemasan yang terbuat dari singkong yang dapat terurai di tanah maupun air. Sehingga menambah informasi baru bagi para siswa, “ujarnya Sosiawan Putra Public Relations PT Lippo Cikarang Tbk.
Di akhir kegiatan para siswa diberikan kemasan yang terbuat dari singkong sehingga dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari, kemudian siswa/i mendapatkan alat tulis dan juga goodie bag.
LPCK adalah anak perusahaan dari PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”). LPCK adalah pengembang kawasan perkotaan dengan fasilitas berstandar internasional, dengan luas sekitar 3.250 hektar di mana industri menjadi basis ekonominya.
LPCK telah berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah, dengan populasi saat ini 54.500 penduduk. Di kawasan industri Lippo Cikarang, terdapat sekitar 535.900 orang bekerja setiap hari di 1.278 industri dan Komersil.
LPCK adalah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan memiliki Kapitalisasi Pasar sebesar Rp 1,34 triliun atau setara US$ 96 juta per 31 Maret 2019. (ziz/rls/rjn)









