Cikampek – Lonjakan arus kendaraan mewarnai periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW pada 4–5 September 2025. PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat sebanyak 92.987 kendaraan melintas menuju wilayah timur Pulau Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Angka ini naik 76,1% dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 52.817 kendaraan.
Untuk menjaga kelancaran, pada Jumat (5/9) sempat diberlakukan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dari KM 47 hingga KM 65 arah Cikampek. Kebijakan ini diterapkan atas diskresi Kepolisian karena tingginya volume kendaraan menuju arah timur.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menyebutkan lonjakan kendaraan dapat diantisipasi dengan baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Peningkatan volume lalu lintas di hari H libur ini sempat diimbangi dengan contraflow, yang sebelumnya sudah dikoordinasikan bersama pihak kepolisian. Sementara itu, kendaraan yang kembali dari arah timur tercatat 54.710 atau naik 9,5% dibandingkan lalu lintas normal,” jelas Ria.
Lalu Lintas di Jawa Tengah dan Jawa Timur
Tak hanya di Cikampek, peningkatan volume kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol Trans Jawa:
Jawa Tengah
GT Kalikangkung: 48.009 kendaraan menuju Semarang (naik 67%) dan 29.022 kendaraan meninggalkan Semarang (naik 11,4%).
GT Banyumanik: 68.990 kendaraan menuju Solo (naik 74,5%) dan 39.309 kendaraan menuju Jakarta (naik 22,7%).
Jawa Timur
GT Warugunung: 38.780 kendaraan menuju Surabaya (naik 11,6%) dan 43.304 kendaraan menuju Jakarta (naik 26,6%).
GT Kejapanan Utama: 61.240 kendaraan menuju Malang (naik 55,8%) dan 50.504 kendaraan menuju Surabaya (naik 25,6%).
GT Singosari: 32.662 kendaraan menuju Malang (naik 41,2%) dan 26.189 kendaraan menuju Surabaya (naik 28,5%).
Imbauan Keselamatan
Menutup keterangannya, Ria mengingatkan pentingnya kesiapan pengguna jalan tol sebelum bepergian jauh.
“Pastikan diri dan kendaraan dalam kondisi prima, isi BBM dan saldo uang elektronik mencukupi, serta patuhi rambu dan arahan petugas. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya. (*)









