KPPU RI Helat Webinar Talkshow Bahas Strategi Industri

  • Whatsapp

RJN, Bekasi – Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) RI menggelar webinar talkshow membahas strategi penguatan industri nasional. Webinar talkshow ini diselenggarakan di Ruang Majesty, Aston Imperial Hotel, Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020).

Webinar talkshow tersebut mengangkat tema Penguatan Industri Nasional “Strategi Industri Nasional Hadapi Pandemi Covid 19”. Tiga materi utama yang disampaikan adalah sosialisasi UU Perindustrian, RIPIN dan KIN serta tinjauan atas impelementasinya, kedua menelaah penguatan industry nasional dan persaingan usaha dalam RUU Cipta Kerja, dan ketiga rekomendasi untuk penguatan industry nasional dan poenguatan persaingan usaha yang sehat dalam kondisi pandemi Covid 19.

Rieke Dyah Pitaloka dalam sambutannya pertama membahas tentang aturan-aturan hukum yang berlaku usaha dan perindustrian di Indonesia. Selain itu ia juga menyampaikan ide-ide yang perlu dituangkan dunia industri Indonesia agar menjadi semakin kuat.

Salah satu yang ia tekankan adalah bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi berperan menjadi landasan dalam perencanaan pembangunan nasional yang berperan pada haluan ideologi pancasila.

Dalam sistem demokrasi pancasila tidak membedakan antara demokrasi ekonomi dan demokrasi politik, harus ada akses yang sama bagi setiap rakyat,”ungkap Rieke.

Sementara Komisioner KPPU Kodrat Wibowo mengatakan KPPU akan tetap menjalankan fungsinya sebagai pengawasan agar perekonomian Indonesia bisa berjalan dengan baik. KPPU bisa menerima laporan dari masyarakat atau konsumen apabila ada kejanggalan dalam dunia usaha seperti terkait dengan monopoli.

Menurutnya, dalam upaya penguatan industri nasional perlu adanya peningkatan kemitraan yang baik dari berbagai pihak. Oleh karena itu kemitraan harus dibangun melalui koordinasi bersama KPPU RI, dan antara para pengusaha di masa pandemic Covid 19.

“Yang paling memungkinkan buat kita maju lebih cepat ya kalau ada sistem kemitraan. Baik kemitraan dari yang kecil kepada yang besar atau menengah kepada yang besar atau juga kemitraan dalam kacamata pelaku usaha yang seimbang,” kata Kodrat.

Selain dihadiri Rieke Dyah Pitaloka selaku Anggota Komisi VI DPR RI dan Komisioner KPPU RI Kodrat Wibowo, juga tampak hadir Ekonom senior Faisal Basri, dan Ketua DPD Hipmi Jawa Barat Surya Batara Kartika.

(red/rjn)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *