Kota Cirebon Mendapatkan Penghargaan UHC JKN-KIS Award dari Presiden Jokowi

- Redaksi

Rabu, 23 Mei 2018 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RakyatJabarNews.com, Jakarta – Kota Cirebon mendapatkan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) JKN-KIS Award langsung dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, di Istana Negara, Jl. Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (23/5). Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Pj Wali Kota Cirebon, Dr. H Dedi Taufik, M.Si.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja sama dan gotong royong semua pihak. Saya berharap kesehatan warga Kota Cirebon semakin membaik. Sehingga ke depannya, rumah sakit bisa kosong, yang berarti semua warga Kota Cirebon dalam kondisi sehat,” terangnya.

Penghargaan Universial Health Coverage (UHC) JKN KIS didapatkan dikarenakan Kota Cirebon telah mengcover masyarakatnya hingga mencapai 100 persen menggunakan JKN-KIS. Untuk wilayah Jawa Barat, yang mendapatkan penghargaan tersebut adalah Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Bandung. Penghargaan ini pertama kalinya diraih Kota Cirebon selama pelaksanaan program pemerintah pusat dalam menyelenggarakan JKN-KIS dalam mengcover kesehatan masyarakatnya.

Baca Juga :  Ratusan Atlet Ikuti Kejuaraan Taekwondo Kapolres Cirebon Cup 2018

Ada pun total penduduk Kota Cirebon yang sudah memiliki JKN sebanyak 322.349 jiwa. Terdiri dari berbagai segmen, yaitu Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau yang dibayarkan pemerintah, Pekerja Penerima Upah (PPU) di mana di dalamnya terdapat, PNS, TNI, Polri, pegawai swasta dan lainnya. Serta segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), yaitu peserta mandiri yang daftar dan membayar sendiri iuran setiap bulannya.

Sementara itu menurut Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Jabar, Mohammad Edison, bersyukur jika Kota Cirebon menjadi kota yang pertama UHC. “Kota Cirebon menjadi point penting untuk menyebarkan UHC di Jawa Barat. Kemudian disusul Kota Bandung, Kota Sukabumi dan Kabupaten Cirebon,” jelasnya.

Baca Juga :  Olahraga Harus Jadi Perhatian Pemerintah Kota Bekasi

Selanjutnya selama sisa waktu 7 bulan ini, lanjutnya, akan semakin banyak daerah kota dan kabupaten di Jawa Barat yang mendekati angka 99 persen kepesertaan JKN-KIS. “Terima kasih kepada Pak Wali dan jajaran Dinas kesehatan yang dengan bergotong royong memungkinkan coverage kepesertaan JKN-KIS menjadi luas,” ungkap Edison.

Dengan cakupan yang sudah mencapai 99 persen, ini berarti pemerintah daerah telah mengoptimalkan semua segmen kepesertaan dalam program JKN. Deklarasi di Kota Cirebon sebagai daerah yang telah UHC sebenarnya telah dilakukan sejak November tahun lalu, namun penghargaan dari Presiden baru diberikan hari ini.

Baca Juga :  Mengenang Kang Ayip Muh

Sementara menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, dr. H. Edy Sugiarto, M.Kes, menjelaskan bahwa sejak adanya BPJS, fasilitas layanan kesehatan memang berlebihan. “Di luar kapasitas,” ungkapnya.

Di tingkat puskesmas saja yang biasanya antriannya 200 bisa mencapai 680. Apalagi di rumah sakit. Karena itu, lanjut Edy, pihaknya akan melakukan terobosan diantaranya menggunakan layanan reminder atau pengingat. Nantinya semua pasien yang biasa menjalani pengobatan akan diingatkan akan antrian dan hari kapan mereka berobat di rumah sakit. Melalui layanan ini, diharapkan tidak ada lagi antrian yang panjang di rumah sakit.

“Kita juga akan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari
Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara
8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional
KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data
JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan
IEE Series 2026 Digelar Perdana di Balikpapan
Polda Riau Ungkap 1.333 Kasus Kejahatan Jalanan, 525 Tersangka Berhasil Diamankan
IEE Series 2026 Hadir di Surabaya, Perkuat Ekosistem Energi dan Manufaktur

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:09 WIB

Tim SAR Temukan Satu Korban Tewas Ledakan Gas di Medan, Satu Orang Masih Dicari

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:00 WIB

Indonesia Energy Week Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 200 Peserta dari 17 Negara

Sabtu, 11 Juli 2026 - 07:59 WIB

8 UMKM Kota Bekasi Tampil di HUT Dekranas 2026, Siap Rebut Pasar Nasional

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:55 WIB

KPU Kabupaten Cirebon Tetapkan 1,84 Juta Pemilih, Partisipasi Masyarakat Jadi Kunci Akurasi Data

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:06 WIB

JTT Tanam 300 Pohon di Tol Trans Jawa, Dorong Infrastruktur Hijau dan Berkelanjutan

Berita Terbaru