Klenteng Po An Bio Santuni Ratusan Kaum Dhuafa

- Redaksi

Minggu, 11 November 2018 - 17:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🎯 Promosikan Bisnis Anda di rakyatjabarnews.com
Hubungi Kami !

RJN, Cirebon – Hanya satu Klenteng yang tersisa di Kabupaten Cirebon Provinsi Jawa Barat, keberadaannya pun luput dari perhatian Pemerintah di Negari ini.

Hal tersebut diungkap oleh Kepala pengurus Klenteng Po An Bio Sindanglaut, Aryanti Mulayana saat ditemui seusai acara bakti sosial santunan sembako terhadap ratusan kaum dhuafa dilingkungan setempat.

“Alhamdulillah belum ada perhatian dari pemerintah untuk membantu Klenteng kami, “ujarnya kepada salah satu jurbLis rakyatjabarnews.com, Minggu (11/11/2018).

Diakui Aryanti sebagai pengurus Klenteng Po An Bio dirinya bersyukur masih mampu berbagi dengan masyarakat sekitar di hari ulang tahun dewa empat muka.

“Umat kami (Klenteng Po An Bio) tidak lebih dari 10 orang namun masih mampu mengadakan kegiatan sosial dengan harapan dapat bermanfaat sebagai bentuk kebersamaan.”

Baca Juga :  Berbagi Kebahagian, SSPM Caman Ajak Bukber hingga Santuni Yatim-Piatu

Aryanti menambahkan setelah bencana banjir pada awal tahun 2018, pihaknya sudah merenovasi klenteng satu satunya di Cirebon agar umat bisa lebih nyaman dalam melakukan ibadah di Klenteng Po An Bio Sindanglaut.

“Alhamdulillah, walaupun tidak diperhatikan oleh Pemerintah, Klenteng Po An Bio Sindanglaut mampu berbenah dan masih bisa berbagi rejeki dengan masyarakat sekitar, “tutupnya.

Baca Juga :  Perayaan Cap Go Meh 2020 XL Axiata Tambah Kapasitas Jaringan di Pontianak dan Singkawang

Sedangkan menurut tokoh masyarakat setempat, Musa 55 tahun mengungkap jika pengurus Klenteng Po An Bio sudah rutin mengadakan bhakti sosial dan masyarakat pun merasa sangat berterima kasih telah berbagi dengan kaum dhuafa khususnya anak anak yatim dan jompo,” tandasnya.(ymd/rjn)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur
Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik
Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan
BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon
Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon
Pemkab Cirebon Bekali 100 Calon PMI, Tekankan Berangkat Lewat Jalur Resmi
18 Pemegang Saham Pendiri Tolak RUPSLB PT RSB, Persoalkan Legalitas Pengangkatan Direksi-Komisaris
APINDO Cirebon Ingatkan Polemik PT Yihong Novatex Jangan Digiring Jadi Opini

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:07 WIB

Air Ciremai Jadi Sorotan, Aktivis Ingatkan Dampak Geotermal bagi Cirebon Timur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Bisri: Putusan MK Tegaskan Gibran Sah, Polemik Ijazah Dinilai Bermotif Politik

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Geotermal Ciremai Ditolak, Hamzaiya Ingatkan Cirebon Timur Tak Abaikan Lingkungan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:53 WIB

BBWS Cimancis Salurkan 15.000 Liter Air ke Sawah Terdampak Kekeringan di Cirebon

Rabu, 30 September 2026 - 19:59 WIB

Bukan di China, Gedung Bertulisan Mandarin Ini Berdiri di Bypass Cirebon

Berita Terbaru

Teknologi Super Intelligent Valet Parking (SIVP) dan Super AI Cockpit yang dikembangkan OMODA & JAECOO untuk menghadirkan pengalaman parkir otomatis dan interaksi cerdas antara kendaraan dan pengguna. Kedua teknologi tersebut akan diuji dalam ajang International User Summit di China pada 19–21 Oktober 2026.

Otomotif

OMODA & JAECOO Uji Teknologi Parkir Otomatis dan AI di China

Sabtu, 17 Okt 2026 - 07:43 WIB

Keterangan foto: Ilustrasi tindak pidana korupsi yang berdampak terhadap kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Jakarta

Prof Romli Nilai Korupsi Rugikan Hak Sosial Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 06:02 WIB