Ketua Fraksi PKS : Pemkab Bekasi Belum Gencar Atasi Minyak Goreng Langka

- Redaksi

Sabtu, 26 Februari 2022 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi, Uryan Riana/ rakyatjabarnews.com

i

Foto : Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi, Uryan Riana/ rakyatjabarnews.com

 

Bekasi – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bekasi, Uryan Riana meminta pemerintah menggencarkan operasi pasar terkait kelangkaan minyak goreng yang terjadi belakangan ini di berbagai daerah, khususnya di Kabupaten Bekasi.  

 

Menurut Uryan Riana, kebijakan pemerintah tentang penetapan harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng belum efektif karena tidak diikuti dengan persediaan yang cukup. Bahkan di beberapa tempat dilaporkan stok persediaan minyak goreng nihil selama beberapa hari.  

 

“Artinya ada pihak yang sengaja tidak mau mematuhi kebijakan pemerintah dengan cara menahan stok. Produsen minyak goreng tidak berkenan melepas persediaan minyak karena harga jual dinilai kurang menguntungkan,” kata Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Jumat (25/2/2022).  

Baca Juga :  Pemkot Bekasi Gelar Rapat Persiapan May Day

 

“Karena itu pemerintah harus mengambil langkah tegas. Lakukan operasi pasar di berbagai tempat dan beri sanksi tegas kepada produsen nakal yang tidak patuh pada kebijakan,” ujarnya ketika dihubungi via seluler.  

 

Masih kata Uryan, dirinya mengkritisi langkah Pemerintah Kabupaten Bekasi yang belum melakukan giat operasi pasar minyak goreng untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.  

 

Masih kata Uryan, dirinya mengkritisi langkah Pemerintah Kabupaten Bekasi yang belum melakukan giat operasi pasar minyak goreng untuk masyarakat Kabupaten Bekasi.  

 

“Seharusnya Bupati dengan Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian gencar melakukan operasi pasar di beberapa titik misalnya di Pasar Cikarang, Pasar Cibitung dan Pasar Serang, “ kata Uryan.  

 

Baca Juga :  Atasi Kenaikan Harga Beras, Pemkab Bekasi Gelar Operasi Pasar Beras dan Distribusi SPHP

Kata Uryan, kelangkaan minyak goreng harusnya tidak terjadi lagi, karena menurutnya, negara Indonesia salah satu negara penghasil kelapa sawit terbesar di dunia yang produksinya tersebar banyak di Pulau Sumatera dan Kalimantan.  

 

“Produksi sawit melimpah tapi minyak goreng yang tidak ada di pasaran, sangat ironis bagi saya, mereka yang mengakusisi lahan produktif itu mereka yang punya pabrik kelapa sawit, pihak swasta harusnya bisa dikontrol dikendalikan oleh pemerintah, “ tegasnya.  

 

Dirinya meminta kepada Pemerintah pusat lewat Kemendag, KemenBUMN dan BULOG seharusnya lebih giat melakukan giat operasi pasar.  

 

Lebih lanjut, dari pandangan Fraksi PKS Kabupaten Bekasi, jika ditemukan aktivitas penimbunan minyak goreng dapat dikenakan sanksi dan ketika mereka berdagang harus adil dan jangan ambil untung banyak.  

Baca Juga :  Bunda Forum Anak Kabupaten Bekasi Dorong Penguatan Edukasi dan Pola Asuh 

 

“Jika mereka tidak bisa diatur harus diberikan binaan dan diberi pemahaman bahwa anda melakukan pelanggaran, kami dari DPRD akan memberi sanksi yang sangat ketat, hal ini juga tertulis di Permendag No. 21/M-DAG/PER/3/2015 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 80/M-DAG/PER/10/2014 Tentang Minyak Goreng,” ucap Uryan.  

 

“Seharusnya Bupati dengan Dinas Perdagangan dan Dinas Perindustrian gencar melakukan operasi pasar di beberapa titik misalnya di Pasar Cikarang, Pasar Cibitung dan Pasar Serang, “ kata Uryan.  

 

(Advertorial)

Follow WhatsApp Channel rakyatjabarnews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tri Adhianto Ajak Sahabat MUI Berantas Judi Online dan Perkuat Pembinaan Sosial
Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK
Kabupaten Bekasi Berfiskal Tinggi, Mengapa Fasilitas SMPN 2 Tambelang Masih Memprihatinkan?
Plt Bupati Bekasi Resmi Buka TMMD ke-129, Percepat Pemerataan Pembangunan di Wilayah Selatan
Damkar Kabupaten Bekasi Gerak Cepat Padamkan Kebakaran 4 Kios di Pasar Tambun Selatan
Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi
2.416 KK di Bekasi Terdampak Kekeringan, BPBD Salurkan 575 Ribu Liter Air Bersih ke 20 Titik
Proyek IPAL Jadi Sorotan, Plt Bupati Bekasi Minta Dua Dinas Beri Penjelasan

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:29 WIB

Eks Kabid Pasar Disdagperin Kota Bekasi Jadi Tersangka, Diduga Minta Rp80 Juta untuk Alih Kelola MCK

Rabu, 15 Juli 2026 - 14:55 WIB

Kabupaten Bekasi Berfiskal Tinggi, Mengapa Fasilitas SMPN 2 Tambelang Masih Memprihatinkan?

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:42 WIB

Plt Bupati Bekasi Resmi Buka TMMD ke-129, Percepat Pemerataan Pembangunan di Wilayah Selatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 21:51 WIB

Damkar Kabupaten Bekasi Gerak Cepat Padamkan Kebakaran 4 Kios di Pasar Tambun Selatan

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:11 WIB

Fraksi PKB Soroti Temuan BPK hingga SiLPA Tinggi dalam Paripurna DPRD Kabupaten Bekasi

Berita Terbaru

Kerjasama Hubungi Kami